Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.
Berita
Sabtu, 25 Juli 2026 17:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Pabrik Toyota (Foto :Reuters)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER -  Wakil Ketua sekaligus mantan CEO Toyota, Koji Sato, menyerukan agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan dari produsen otomotif China.

Sato, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Produsen Mobil Jepang (Japan Automobile Manufacturers Association/JAMA), sebelumnya telah mendorong pelonggaran standar kualitas Toyota yang sangat ketat pada aspek-aspek yang tidak dirasakan langsung oleh pelanggan. Menurutnya, langkah tersebut dapat mempercepat waktu pengembangan produk sekaligus meningkatkan daya saing terhadap produsen China.

"Kecuali ada perubahan, kita tidak akan bisa bertahan," kata Sato, dilansir laman Drive, Sabtu.

Kini, mantan petinggi Toyota itu mengusulkan agar berbagai komponen dikembangkan dengan satu standar yang sama atau digunakan bersama oleh berbagai merek guna menekan biaya dan mengurangi inefisiensi. 

BACA JUGA

Melalui rencana tersebut, Honda, Mazda, Mitsubishi, Nissan, Subaru, Suzuki, dan Toyota akan bekerja sama dengan para pemasok untuk menetapkan standar tunggal bagi komponen yang tidak terlihat maupun tidak dioperasikan langsung oleh pelanggan.

Honda Super One (Foto : adit)

Kerja sama itu dapat mencakup kesepakatan mengenai spesifikasi material, suspensi, komponen elektronik, hingga sistem pengatur suhu (climate control). Selain itu, produsen juga dapat memperluas penggunaan unit kontrol, motor, dan aktuator yang dapat dipertukarkan di berbagai model kendaraan.

Meski persaingan global dari produsen mobil China terus meningkat, Sato menolak anggapan bahwa langkah tersebut merupakan respons langsung terhadap cepatnya proses pengembangan dan metode produksi berbiaya rendah yang diterapkan produsen China.

Namun, Sato sebelumnya pernah menjadikan kemampuan rekayasa teknik (engineering) China sebagai tolok ukur bagi industri otomotif Jepang.

Proses standardisasi yang diusulkan Sato juga dinilai dapat membantu industri otomotif Jepang menyederhanakan pengembangan teknologi baterai dan pengisian daya kendaraan listrik (EV), mengembangkan platform infotainment yang kompetitif dengan antarmuka pengguna yang berbeda namun menggunakan perangkat keras yang sama, serta mengurangi variasi komponen mulai dari klip, pengikat, hingga wiring harness.

Usulan tersebut telah mendapat dukungan dari CEO Nissan Ivan Espinosa. Meski demikian, para analis industri memperingatkan bahwa proses koordinasi dan kesepakatan di antara tujuh produsen yang saling bersaing berpotensi memperlambat, bukan mempercepat, proses pengembangan. (AB)


Tags Terkait :
Persaingan Brand Jepang Dengan China Mobil Jepang Fitur Mobil Jepang Perang Dagang Jepang N Cina Mobil Baru Jepang
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

1 jam yang lalu


Berita
Ekspansi Besar BYD dan Ambisinya di Industri Kendaraan Listrik

Ekspansi global BYD kendaraan listrik cetak penjualan 4,6 juta unit dan ekspor 1 juta unit 2025. Strategi multi-brand jangkau segmen entry hingga premium.

3 bulan yang lalu


Berita
Elon Musk: Kesuksesan Mobil China Bisa Hancurkan Produsen Otomotif Lainnya

Salah satunya BYD yang berhasil mengalahkan Tesla dalam penjualan mobil listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
SUV China Murah-Meriah Hadir, Ini Tanggapan Daihatsu

Lantas, dengan kembali meluncurnya produk mobil Tiongkok dengan harga yang murah, bagaimana tanggapan pihak pabrikan mobil Jepang?

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Brand ‘O’ Siap Debut di Indonesia, Diduga Omoda O4 Meluncur 27 Juli 2026

Brand O dari Chery akan debut di Indonesia. Peluncuran Omoda O4 27 Juli 2026 Indonesia dijadwalkan dengan desain futuristis untuk konsumen muda.

10 menit yang lalu


Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

1 jam yang lalu


Berita
Hyundai Goda Pengunjung GIIAS Dengan Menampilkan EV Prototype 7-seater, IONIQ 3 dan Program Kredit

Hyundai membawa beberapa model baru dalam gelaran GIIAS 2026 mendatang. Ada juga beragam program pembiayaan ringan yang mereka rilis.

2 jam yang lalu


Berita
Respol, Bosch, Toyota dan BMW Tes Bahan Bakar Sintetik, Solusi Cepat Pertahankan ICE

Bahan bakar sintetik diklaim bisa menghasilkan emisi nyaris nol.

5 jam yang lalu


Berita
Toyota bZ4X Touring Terpantau, Kandidat Nongol di GIIAS 2026

Toyota bZ4X Touring GIIAS 2026 terpantau melalui data NJKB dengan harga Rp817 juta. Model station wagon EV ini diperkirakan akan diperkenalkan di ajang otomotif tersebut.

12 jam yang lalu