Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Suzuki Hybrid Bermesin SHVS Tak Lagi Dapat Insentif Di India

Pemerintah India menganggap teknologi mild hybrid seperti SHVS milik Suzuki tidak terlalu memberikan efek positif terhadap reduksi polusi dan efisiensi BBM.
Berita
Rabu, 12 April 2017 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pemerintah India dikabarkan akan menghentikan pemberian insentif untuk mobil-mobil ramah lingkungan berteknologi mild hybrid. Sebelumnya, mobil berjenis mesin tersebut di bawah peraturan Faster Adoption and Manufacturing of Hybrid & Elcetric Vehicles (FAME) India.

Menurut yang diberitakan Autocar India (3/4), pemerintah India sudah menghentikannya sejak 1 April 2017. Langkah ini dilaksanakan sebab mesin mild hybrid sudah dianggap tidak terlalu memberikan efek pengurangan polusi serta efisiensi bahan bakar seperti mobil hybrid murni ataupun mobil full-listrik.

Setidaknya insentif yang diberikan hampir 65 persen kepada FAME untuk mobil-mobil mild hybrid yang kini dihentikan oleh pemerintah India. Suzuki adalah salah satu yang menikmati insentif tersebut dengan produk andalannya, yakni Ertiga dan Ciaz yang menggendong Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Persis seperti Ertiga Diesel hybrid yang belum lama meluncur di Indonesia.

Pihak Maruti Suzuki mengakui bahwa mereka tidak mempermasalahkan peraturan baru ini. Hal itu dikarenakan, menurut Maruti Suzuki tidak ada dampak yang terlalu berpengaruh dengan dicabutnya insentif tersebut.

Di sisi lain, Hyundai India bisa jadi kubu yang akan gigit jari. Sebab, merek asal Korea Selatan itu dikehui tengah mempersiapkan kehadiran Verna dan Creta facelift yang juga mengaplikasikan teknologi mild hybrid mirip SHVS. Sehingga Hyundai pun tidak akan merasakan insentif ini.


Tags Terkait :
Suzuki
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Suzuki e Vitara Resmi Melenggang Dengan Harga Rp 755 Juta

Suzuki akhirnya resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya untuk pasar Indonesia. Berikut spesifikasi dan harga e Vitara.

1 hari yang lalu

Berita
Suzuki Sumringah! Penjualan di 2025 Tembus 64 Ribu Unit

Sepanjang tahun lalu, penjualan mobil Suzuki di pasar domestik menembus lebih dari 64.000 unit, dengan mayoritas produksi lokal.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Kabar Suzuki E-Vitara Meluncur di IIMS 2026 Makin Santer

Model yang ditengarai bakal diperkenalkan adalah Suzuki E-Vitara, SUV listrik global yang sebelumnya telah diperlihatkan di beberapa pasar internasional.

1 hari yang lalu


Berita
Minim Ubahan, Toyota Rush Masih Menjadi Salah Satu Mobil Terlaris

Toyota Rush masih menjadi salah satu mobil terlaris di Indonesia pada tahun 2025 silam.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Peringati Anniversary 55 Tahun, Mitsubishi Hadirkan Dua Spesial Edition Sekaligus

Dua varian limited edition ditawarkan untuk peringati 55 tahun eksistensi Mitsubishi di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Pertahankan Harga Spesial Hanya Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, digunakan Jetour untuk mencantelkan harga spesial Jetour T2 di Rp 568 juta. Harga ini sebelumnya berlaku untuk 1.000 pemesan pertama

5 jam yang lalu


Berita
JKIND Resmi Memasarkan SunTek Window Film Di IIMS 2026

Eastman Chemical Company, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, sebagai pemegang merek resmi (Authorized Distributor) untuk SunTek Window Film di Indonesia resmi mempercayakan JKIND.

7 jam yang lalu


Berita
Nikmati Potongan Harga Aion Selama Gelaran IIMS 2026 Berlangsung

Aion Indonesia memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

9 jam yang lalu


Berita
BYD, Dari Perusahaan Baterai hingga Penentu Arah Industri EV

Perkembangan kendaraan listrik global tidak bisa dilepaskan dari peran BYD.

10 jam yang lalu