Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

ORGANDA Minta Pemerintah Bantu Cari Solusi Menghadapi Tren Menurunnya Penumpang Bus AKAP

Tren penurunan arus penumpang ini dialami pengusaha bus asal daerah, yakni dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, bahkan dari Nusa Tenggara Barat
Berita
Minggu, 5 Februari 2017 08:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Dewan Pengurus Pusat Organisasi Angkutan Darat (DPP ORGANDA) menyatakan, selama ini pengusaha bus was-was terhadap tren penurunan jumlah penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Tanpa menyebut presentasenya, Adi menyebutkan, tren penurunan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, dan beralih ke moda angkutan lain.

ISTIMEWA

Menurut Adi, tren penurunan ini disikapi pengusaha bus dengan mengurangi frekuensi pemberangkatan armadanya ke sejumlah kota tujuan demi menekan kerugian biaya operasinal.

Adi juga menjelaskan, tren penurunan arus penumpang ini dialami pengusaha bus asal daerah, yakni dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, bahkan dari Nusa Tenggara Barat yang memiliki trayek ke Jakarta.

Karena penurunan penumpang, ada perusahaan otobus (PO) yang hanya beroperasi dua hari sekali atau mungkin kurang. 

Terkait dengan pemberlakuan kebijakan wajib masuk ke Terminal Terpadu Pulogebang di Jakarta Timur untuk bus-bus jurusan Jawa Timur dan Jawa Tengah, Adi menyatakan hal tersebut membuat pengusaha bus harus mengeluarkan investasi tambahan berupa pengadaan armada pengumpan (feeder).

Armada feeder ini mengangkut penumpang dari eks agen penjualan tiket bus yang tersebar di sejumlah titik di DKI Jakarta menuju titik pemberangkatan bus di Terminal Terpadu Pulogebang.

Adi berharap regulator mempertimbangkan karakter penumpang angkutan bus. "Sejak aturan bus AKAP Jateng dan Jatim harus masuk Terminal Terpadu Pulogebang, perusahaan otobus mau tidak mau menyiapkan feeder sendiri agar pelanggan mereka tak berpindah moda angkutan lain," katanya. 

Mengacu pada data yang dimiliki ORGANDA, mayoritas penumpang bus AKAP tujuan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur terbanyak berangkat dari wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Atas nama DPP ORGANDA, dia berharap bus-bus yang berangkat dari Terminal Pulogadung juga diberangkatkan dari Terminal Pulogebang. Begitu pula bus AKAP yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan agar bisa transit di Terminal Terpadu Pulogebang.

“Kami berharap bisa kita bisa memperbaiki bersama akses penumpang ke Pulogebang ini. Kami terbuka dengan berbagai opsi, mohon kiranya pihak Kemenhub dan Dishub juga sama-sama jujur dengan situasi di lapangan," katanya. 

Adi menambahkan, jika tidak mempertimbangkan karakteristik penumpang bus, biaya yang harus dikeluarkan penumpang ketika akan naik bus ke luar kota akan semakin mahal. Hal ini berpotensi membuat mereka meninggalkan moda angkutan bus dan berpindah ke moda lain.


Tags Terkait :
Organda Terminal Pulogebang Bus AKAP
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Terminal Terpadu Pulogebang: Peningkatan Ribuan Penumpang Keluar Masuk Di LongWeekend Ini

Arus balik dimulai hari Rabu pekan ini

9 bulan yang lalu

Berita
Operasionalisasi Bus Feeder di Terminal Terpadu Pulogebang Belum Memadai

Sejumlah perusahaan otobus kini harus mengeluarkan biaya ekstra dengan mengerahkan armada shuttle sendiri untuk mengantar penumpang dari agen penjualan tiket mereka yang tersebar di DKI Jakarta.

8 tahun yang lalu


Berita
ORGANDA Minta Pemerintah Bantu Cari Solusi Menghadapi Tren Menurunnya Penumpang Bus AKAP

Tren penurunan arus penumpang ini dialami pengusaha bus asal daerah, yakni dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, bahkan dari Nusa Tenggara Barat

8 tahun yang lalu


Berita
ORGANDA Pertanyakan Penundaan Aturan Wajib Masuk Terminal Pulogebang

Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya memberi batas waktu terakhir kepada bus-bus AKAP tujuan Jateng, Jatim, Bali dan NTB masuk Terminal Terpadu Pulogebang paling lambat pada Sabtu, 28 Januari 2017

8 tahun yang lalu


Bus
Ribuan Bus Disiapkan Angkut Penumpang Nataru 2025 Dari Jakarta

Perhatikan kondisi laik jalan bus, karena saat ramp check ada yang tidak laik jalan.

1 hari yang lalu


Bus
Masih Ada Ratusan Bus Buat Mudik Gratis Dari Kemenhub

Disediakan juga fasilitas untuk memberangkatkan motor

8 bulan yang lalu


Berita
Rute Mikrotrans JakLingko Terbaru Jaksel-Jaktim-Jakpus

Semakin terintegrasi dengan layana angkutan massal lain di Jabodetabek

1 tahun yang lalu

Bus
Ini Biaya Pelatihan Mengemudi Bus Oleh Hino Indonesia

Terampil dalam mengemudikan bus tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman di jalanan.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Selain CR-V, HR-V, Dan WR-V, Ada Juga Honda ZR-V

Apa bedanya dibandingkan Honda HR-V?

6 jam yang lalu


Berita
MAXUS Resmikan Dealer Baru di PIK, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jabodetabek

MAXUS Indonesia resmikan dealer baru MAXUS PIK Jakarta dengan konsep 3S, perkuat ekosistem kendaraan listrik di Jabodetabek. Tampilkan MIFA 7 dan MIFA 9.

6 jam yang lalu


Berita
LEPAS Siapkan SUV EV Pertama di Dunia di IIMS 2026

LEPAS perkenalkan SUV EV pertama di dunia pada IIMS 2026. Model ini usung filosofi 'Drive Your Elegance' dengan desain elegan untuk gaya hidup urban modern.

7 jam yang lalu


First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

12 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

17 jam yang lalu