Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Operasionalisasi Bus Feeder di Terminal Terpadu Pulogebang Belum Memadai

Sejumlah perusahaan otobus kini harus mengeluarkan biaya ekstra dengan mengerahkan armada shuttle sendiri untuk mengantar penumpang dari agen penjualan tiket mereka yang tersebar di DKI Jakarta.
Berita
Selasa, 7 Februari 2017 18:55 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Operasionalisasi penuh Terminal Terpadu Pulogebang di Jakarta Timur belum diimbangi oleh penyediaan moda transportasi bus feeder memadai tujuan berbagai terminal dalam kota di wilayah DKI Jakarta untuk penumpang yang baru turun dari bus.

Nurrahman Irfan, netizen menulis di sebuah grup diskusi di Facebook, Minggu (5/2/2017), bus malam AKAP yang dinaiki keponakannya yang perempuan sudah tiba di Terminal Terpadu Pulogebang pukul 04.00 WIB dari Solo. Namun saat akan melanjutkan perjalanan tujuan Lebak Bulus, bus feeder belum tersedia. Oleh petugas informasi dia kemudian diarahkan naik Metromini tujuan Pulogadung.

istimewa

Dari sana, kemudian dia harus oper naik Transjakarta. Berhubung belum memiliki kartu naik Transjakarta, dia kemudian membelinya, dan harus ikut armada Transjakarta tujuan Harmoni dulu sebelum kemudian bisa pindah ke armada Transjakarta lainnya tujuan Lebah Bulus. Dia menilai, kondisi demikian merepotkan karena harus menenteng barang bawaan.

Ketersediaan bus feeder yang memadai ini menjadi persoalan serius saat ini di Terminal Terpadu Pulogebang mengingat Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah mengharuskan semua bus AKAP tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur harus masuk terminal ini.

istimewa

Sebelumnya, Transjakarta menjanjikan pengerahan sekitar 26 armada Transjakarta busway untuk menjadi armada feeder melayani empat trayek tujuan sejumlah terminal dalam kota di DKI Jakarta seperti Lebak Bulus dengan jam operasional sementara mulai pukul 05.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) sudah mengeluarkan himbauan serius kepada Pemprov DKI agar membenahi hal ini. "Sejak aturan bus AKAP tujuan Jateng dan Jatim harus masuk Terminal Terpadu Pulogebang, perusahaan otobus harus menyiapkan feeder sendiri agar penumpang tidak lari ke moda angkutan lain," ujarnya.

Pihaknya menyarankan agar bus-bus yang berangkat dari Terminal Pulogadung juga bisa berangkat dari Terminal Terpadu Pulogebang. Begitu juga bus-bus AKAP yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan, bisa berangkat dari Terminal Terpadu Pulogebang.

Sejumlah perusahaan otobus kini harus mengeluarkan biaya ekstra dengan mengerahkan armada shuttle sendiri untuk mengantar penumpang dari agen penjualan tiket mereka yang tersebar di wilayah DKI Jakarta menuju titik terminal pemberangkatan. PO Nusantara misalnya, memang sudah tidak melayani pemberangkatan penumpang dari Terminal Grogol di Jakarta Barat tujuan daerah Semarang, Kudus, Pati, Jepara, dan sekitarnya. 

Namun agen penjualan tiket masih tetap beroperasi. Penumpang yang membeli tiket dari agen di terminal ini diantar ke Terminal Kalideres yang menjadi titik awal keberangkatan bus menuju Jawa Tengah.


Tags Terkait :
Pulogebang Bus AKAP Organda PO Nusantara
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
ORGANDA Pertanyakan Penundaan Aturan Wajib Masuk Terminal Pulogebang

Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebelumnya memberi batas waktu terakhir kepada bus-bus AKAP tujuan Jateng, Jatim, Bali dan NTB masuk Terminal Terpadu Pulogebang paling lambat pada Sabtu, 28 Januari 2017

9 tahun yang lalu

Bus
Masih Ada Ratusan Bus Buat Mudik Gratis Dari Kemenhub

Disediakan juga fasilitas untuk memberangkatkan motor

1 tahun yang lalu


Bus
Terminal Terpadu Pulogebang: Peningkatan Ribuan Penumpang Keluar Masuk Di LongWeekend Ini

Arus balik dimulai hari Rabu pekan ini

1 tahun yang lalu


Berita
Rute Mikrotrans JakLingko Terbaru Jaksel-Jaktim-Jakpus

Semakin terintegrasi dengan layana angkutan massal lain di Jabodetabek

1 tahun yang lalu


Berita
Operasionalisasi Bus Feeder di Terminal Terpadu Pulogebang Belum Memadai

Sejumlah perusahaan otobus kini harus mengeluarkan biaya ekstra dengan mengerahkan armada shuttle sendiri untuk mengantar penumpang dari agen penjualan tiket mereka yang tersebar di DKI Jakarta.

9 tahun yang lalu


Berita
ORGANDA Minta Pemerintah Bantu Cari Solusi Menghadapi Tren Menurunnya Penumpang Bus AKAP

Tren penurunan arus penumpang ini dialami pengusaha bus asal daerah, yakni dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, bahkan dari Nusa Tenggara Barat

9 tahun yang lalu


Bus
Ribuan Bus Disiapkan Angkut Penumpang Nataru 2025 Dari Jakarta

Perhatikan kondisi laik jalan bus, karena saat ramp check ada yang tidak laik jalan.

5 bulan yang lalu

Berita
Pertamina Uji Komparasi Bahan Bakar Mesin Diesel di Armada Bus Malam PO Sinar Jaya

Dua unit bus malam yang dipakai untuk uji komparasi ini adalah bus double decker Mercedes Benz OC500RF 2542 dan bus Hino RN 285 dengan menempuh jarak sejauh 20.000 km.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Mona L03, Saudara G6 Yang Tersedia Penggerak EV dan PHEV

Xpeng resmi memperlihatkan wujud perdana Mona L03 di China menjelang debut publiknya yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

3 jam yang lalu


Berita
Kisaran Harga Chery Q di Thailand Hanya Rp 215 Jutaan

Chery Q sudah resmi meluncur di Thailand. Segini harganya.

4 jam yang lalu


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

12 jam yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

14 jam yang lalu


Berita
DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Book, Cukup Rp5.000 Bisa Dapat Bonus Hingga Rp60 Juta

DFSK E5 Plus pre book Rp5.000 bonus Rp60 juta dibuka secara resmi oleh PT Sokonindo Automobile. Program registrasi SUV PHEV ini berlaku hingga 28 Juli 2026 dengan paket N.I.C.E senilai Rp60 juta.

15 jam yang lalu