Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Inilah Kendala Nissan Note e-Power Belum Bisa Mengaspal di Indonesia

Nissan Note e-Power yang pakai teknologi ramah lingkungan cukup menarik perhataian, lantas kenapa tak segera dijual?
Berita
Rabu, 16 Agustus 2017 16:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Nissan Note e-Power yang tengah diperkenalkan di GIIAS 2017 tampil cukup memukau. Terutama karena sistem mesin mutakhir temuan Nissan yang dipakainya, walau sebenarnya dapur pacu sejenis sudah dipakai Nissan Leaf sejak 2010. 

Nissan Note e-Power memiliki sistem kerja yang unik karena roda digerakan melalui motor listrik. Namun tetap ada mesin konvensional yang berfungsi sebagai generator untuk terus mengisi baterainya. Jadi mesin konvensional itu bukan sebagai mesin penggerak roda namun hanya sebagai charger untuk baterai dari motor listriknya.

Nissan Indonesia menyebut bahwa Nissan Note e-Power ini memiliki tingkat efisien yang sangat tinggi karena baterainya yang berukuran 1,5 kWh mampu menjelajah 40 km perjalanan. Dan dengan adanya mesin kovensional 1.200 cc dengan kapasitas tangki BBM 35 liter membuat baterainya bisa menjalankan motor listrik hingga 1.300 km di Jepang.

Namun sangat disayangkan Nissan Indonesia belum bisa menjualnya di Indonesia, setidakya dalam waktu dekat. Ini dikatakan karena belum adanya peraturan jelas dari pemerintah. Memang, Nissan Note e-Power disebut bukan menggendong dua unit mesin, namun harga produksinya ini lebih tinggi dibanding versi non e-Power. 

"Selama pemerintah belum memberi kejelasan soal bagaimana skema pajaknya, kami belum bisa menjualnya. Apalagi di negara-negara lain untuk mobil seperti Note e-Power ini mendapat insentif dari pemerintah sehingga harganya terjangkau," jelas Eiichi Koito, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (15/8).

Dan menurut pihak PT NMI, saat ini perbedaan harga antara Nissan Note biasa dengan Nissan Note e-Power di Jepang adalah Rp 30 juta. Itupun karena ada insentif dari pihak pemerintahnya. 

"Ada perbedaan harga antara keduanya (Nissan Note & Note e-Power) sampai Rp 30 juta. Jadi bisa bayangkan berapa bedanya apabila tidak ada insentif dari pemerintah jika kami menjualnya di Indonesia?" jelas Eiichi.


Tags Terkait :
Nissan Note
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Honda Indonesia: Banyak yang Malu Melakukan Recall

Bahkan pihak Honda tak percaya bahwa recall bisa menurunkan tingkat penjualan.

7 tahun yang lalu


Berita
Nissan Indonesia Pelajari Note Untuk Hadir Di Indonesia

Setelah rilis di Thailand, Nissan Note dipelajari kemungkinannya meluncur di Indonesia untuk melawan Honda Jazz.

8 tahun yang lalu


Berita
Nissan Note Meluncur di Thailand, Siap Ganggu Honda Jazz

Nissan Note yang dikategorikan sebagai mobil ramah lingkungan di Thailand dibekali berbagai fitur keselamatan menarik yang siap menghantui Honda Jazz.

8 tahun yang lalu


Berita
Ini Daftar Mobil Terlaris Di Jepang Bulan Januari 2025

Toyota Alphard posisinya menyodok

9 bulan yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu