Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Honda: Aliansi NO, Kolaborasi YES

Honda menolak melakukan aliansi dengan siapapun, meski trend sedang ke arah situ. Kenapa?
Berita
Sabtu, 28 Oktober 2017 09:30 WIB
Penulis : Fitra Eri


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Honda

Saat ini trend merek mobil merger atau melakukan aliansi kian marak. Seperti kita tahu ada banyak merek saling bergabung seperti VW Group, Toyota-Daihatsu, General Motors atau aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi. Mereka bahkan saling berbagi teknologi dan platform. 

Di tengah derasnya trend tersebut, Honda adalah satu merek besar yang tak beraliansi dengan siapapun. Meski aliansi bisa memperkuat, namun Honda secara tegas menolak ide itu. 

Hal tersebut terkuak saat kami bertanya langsung pada bos nomor satunya di dunia. “Kami tidak ada rencana melakukan aliansi. Tidak akan menjual saham kami ataupun membeli saham merek mobil lain,” tegas Takahiro Hachigo, CEO Honda Motor Co., Ltd yang kami temui di Tokyo pekan ini. 

Honda kelihatannya tak ingin kemurnian DNA mereka dibagi ke perusahaan lain. Tapi meski begitu, Hachigo-San menyatakan Honda tetap terbuka melakukan kolaborasi. 

Kolaborasi di sini adalah kerja sama saling menguntungkan tanpa perlunya ada penggabungan perusahaan. “Sebagai contoh, kami menjalin kerja sama dengan Hitachi untuk beberapa sektor elektrikal. Lantas juga dengan GM untuk pengembangan fuel cell stack,” lanjut Hachigo. 

Hachigo sendiri merupakan sosok yang dinilai serius mempertahankan DNA sport di Honda. Terlihat dengan dibuatnya kembali NSX serta keterlibatan Honda di F1.


Tags Terkait :
Honda
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga SUZUKI Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Suzuki terbaru Maret 2026 stabil dari November 2025. Ertiga mulai Rp236,1 juta hingga e-Vitara Rp755 juta.

1 hari yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 hari yang lalu

Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu