Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Porsche Pilih Teknologi Hybrid Dibanding Autonomous Drive

Teknologi autonomous drive yang membuat kendaraan bisa melaju sendiri tanpa kendali supir, tidak membuat Porsche tertarik, karena pengemudi membutuhkan kontrol demi kepuasan mengendarai mobilnya,
Berita
Rabu, 3 Februari 2016 11:00 WIB
Penulis : Jeffry Yanto Sudibyo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Porsche sebagai produsen mobil sport tidak tertarik dengan perkembangan teknologi masa depan seperti autonomous drive. Namun, Porsche lebih tertarik dengan teknologi hybrid atau bahkan elektrik agar seluruh line up mereka dapat lebih ramah lingkungan.

Menurutnya teknologi autonomous drive yang membuat kendaraan bisa melaju sendiri tanpa supir tidak membuatnya tertarik. Karena pengemudi tetap membutuhkan kontrol demi kepuasan sendiri saat mengendarai mobilnya. Hal ini disebutkan lebih menarik dibanding duduk manis sambil menikmati secangkir kopi sambil menunggu mobil tiba di tujuan.

Oliver Blume selaku Chief Executive Porsche mengatakan beberapa pembuat mobil percaya, driver dan pemilik mobil tetap ingin dalam keadaan penuh kendali ketika di belakang kemudi. Blume menganalogikan mobil autonomus drive layaknya smartphone, menurutnya i-Phone seharusnya ada di kantong, bukan di jalanan seperti dilansir laman Automotivenews.com.

Nah, pabrikan asal Jerman ini lebih tertarik dengan teknologi Hybrid yang saat ini sedang terus dikembangkan. Untuk perkembangan hybrid, Porsche berencana menggelontorkan biaya sebesar 1 miliar euro atau sekitar Rp 15 triliun. 

BACA JUGA

Pasalnya, dana tersebut diperuntukan untuk fasilitas pabriknya untuk membangun teknologi 'Mission E' yang sempat diperkenalakan di Frankfurt Motor Show 2015 lalu. Teknologi ini tersemat pada mobil konsepnya yang menitik beratkan sistem penggeraknya berasal dari listrik. 

Dengan penggerak listrik ini, Posrche memiliki akselerasi kecepatan 0-100 km/ jam dibawah 3,5 detik. Jika digunakan untuk keseharian, pengisian daya listrik pada Mission E terbilang cepat. Baterai akan terisi 80% hanya dalam waktu 15 menit, saat batre penuh, mobil dapat melaju hingga 500 km.

Proyek ramah lingkungan yang lebih dekat dengan kenyataan adalah Porsche 911 Plug In Hybrid. Diharapkan mobil ini nantinya dapat melaju hingga 45 km tanpa perlu mengaktifkan mesin konvensionalnya. Sportscar Hibrida ini rencananya akan dilluncurkan pada 2018 mendatang.


Tags Terkait :
Porsche Hybrid Autonomus Drive
J

Jeffry Yanto Sudibyo

Reporter

Reporter

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Porsche Pilih Teknologi Hybrid Dibanding Autonomous Drive

Teknologi autonomous drive yang membuat kendaraan bisa melaju sendiri tanpa kendali supir, tidak membuat Porsche tertarik, karena pengemudi membutuhkan kontrol demi kepuasan mengendarai mobilnya,

10 tahun yang lalu


Berita
Strategi Changan Tebar Jala Melalui Deepal S05 BEV dan REEV

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia hadir dengan pilihan BEV dan REEV untuk mengatasi range anxiety serta mendukung transisi mobilitas berkelanjutan.

1 bulan yang lalu


Berita
Porsche Cayenne Assembled Regionally Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,99 M

Porsche Indonesia meluncurkan Porsche Cayenne rakitan regional dengan harga Porsche Cayenne rakitan regional Indonesia mulai Rp 2,99 miliar. SUV ini dilengkapi mesin V6 turbo 353 PS.

1 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Santa Fe EREV Bakal Hadir 2026, Intip Spesifikasinya

Hyundai Santa Fe EREV direncanakan sebagai model EREV pertama Hyundai dengan jarak tempuh hingga 960 km. Perkenalan pada publik dijadwalkan pada 2026.

2 bulan yang lalu


Berita
Kenali Dua Metode Kinerja Hybrid Paling Dasar Ini

Pada dasarnya mobil hybrid dibagi menjadi dua metode kerja yakni series hybrid dan pararel hybrid.

2 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

2 bulan yang lalu


Berita
Porsche Kolaborasi Dengan BOSS, Bangun Pop-Up Store Pertama Di Asia Tenggara

Dua brand premium asal Jerman, Porsche dan BOSS, kembali mempererat kolaborasi global mereka lewat ajang Porsche x BOSS Pop-Up Experience di Plaza Senayan.

2 bulan yang lalu


Berita
Strategi Porsche Di 2026, Ada Produk Baru Yang Ikonik

Porsche perkenalkan Strategi 2035: Fokus efisiensi, Value over Volume, bisnis inti, serta peluncuran Cayenne Electric dan 911 Turbo S baru.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

7 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

9 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

10 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

12 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

13 jam yang lalu