Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pertamax Terkontaminasi Air, Sejumlah Mobil Rusak Di Kudus

Pengelola SPBU di Kudus alami kerugian cukup besar, ketika bertanggung jawab ke konsumen yang mobilnya rusak akibat Pertamax terkontaminasi air.
Berita
Jumat, 15 Januari 2016 08:00 WIB
Penulis : Bramantia Tamtama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Beberapa warga Kudus, Jawa Tengah mengalami kerusakan pada mobilnya setelah mengisi bensin di SPBU Pertamina Jl. Ahmad Yani sepekan ini. Mereka menduga bahan bakar yang dijual di SPBU tersebut bermasalah.

Tak hanya para pemilik mobil pribadi, mobil pelat merah sejumlah pejabat Pemkab Kudus pun mengalami masalah serupa setelah mengisi bahan bakar Pertamax di SPBU ini. Diduga bahan bakar non-subsidi yang dikonsumsi bermasalah.

“Banyaknya laporan yang masuk mengenai kerusakan mesin mobil warga dan mobil dinas Pemkab, termasuk mobil saya, membuat kami melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU tersebut,” ungkap Sudiharti, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar) seperti yang dilansir koran Sindo. 

Dugaan pun terbukti, bahan bakar Pertamax yang dijual di SPBU tersebut terkontaminasi air. Pihak pengelola SPBU pun langsung ambil langkah investigasi terkait laporan ini.

BACA JUGA

Pihaknya langsung melakukan sampling bahan bakar, pengurasan isi bahan bakar di tanki timbun dan mengecek kondisi tanki. Pengelola pun, Joko Santoso mengakui bahwa Pertamax yang dijual di SPBU tersebut tercampur air. “Petugas kami lalai dalam menutup inlet tangki timbun. Saat hujan deras, air pun menerobos masuk ke dalam tanki stok bahan bakar tersebut,” jujur Joko.

Tak ingin dicap lepas tangan terhadap konsumen, pihaknya berjanji untuk bertanggung jawab dengan ikut menanggung sebagian biaya perbaikan. “Syaratnya pemilik kendaraan harus bisa melampirkan daftar kerusakan dari bengkel dan menunjukkan struk bukti pembelian bahan bakar saat mengajukan klaim,” tambah Joko. Pengelola SPBU tersebut akan membantu memberikan uang guna perbaikan sebesar 20% hingga 25% dari total tagihan.


Tags Terkait :
Pertamax Pertamina Bahan Bakar
B

Bramantia Tamtama

Reporter

na

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
SPBU Shell Sudah Mulai Jual BBM Lagi, Segini Harganya

SPBU Shell mulai jual V-Power Diesel lagi seharga Rp30.890/liter per 9 Mei 2026. Cek ketersediaan di www.shell.co.id. Harga BBM BP turun, Pertamina stabil.

1 hari yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

3 hari yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Non-Subsidi Kembali Naik Hari Ini, Solar Kian Meroket

Harga BBM Pertamina non-subsidi naik 4 Mei 2026: Pertamax Turbo Rp19.900 (+Rp500), Dex Rp27.900 (+Rp4.000), Dexlite Rp26.000 (+Rp2.400). Subsidi tetap.

1 minggu yang lalu

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

2 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

7 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

11 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

12 jam yang lalu