Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Daihatsu Hi-Max Punya Mesin Turbo, Kenapa Tak Masuk Indonesia?

Daihatsu Hi-Max dijual pula di Jepang memakai mesin 660 cc turbo. Tapi mengapa di Indonesia pakai mesin 1.000 cc biasa?
Berita
Minggu, 13 November 2016 15:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

PT Daihatsu Astra Motor (ADM) resmi menjual Hi-Max yang punya wujud serupa dengan salah satu K-Car yang ada di Jepang, Daihatsu Hijet. Namun hanya wujudnya saja yang mirip, mesin Hi-Max dan Hijet jauh berbeda.

Di Jepang mobil ini dilengkapi mesin 660 cc turbo dengan output mirip, di kisaran 68 dk. Namun karena kapasitas lebih kecil, mesin ini bisa lebih hemat bahan bakar.

Menurut pihak Daihatsu Indonesia, konsumen Indonesia belum bisa menerima mesin kecil walau dengan sokongan turbo sekalipun seperti yang dimiliki Hijet pick up di Jepang. Mereka pernah melakukan survei.

"Orang Indonesia tidak suka, bahkan seakan 'alergi' dengan mesin kecil, minimum 1.000 cc lah (di Indonesia)," tukas Amelia Tjandra, Marketing Director PT ADM (10/11). Daihatsu sendiri menjual mobil bermesin 660 cc di Indonesia hanya dalam wujud Copen yang memang tak punya pilihan mesin lain.

Dari hal ini Amelia menyebut bahwa potensi K-Car untuk masuk tanah air cukup berat. "Kalaupun K-Car mau berkembang (di Indonesia) ya harus ada skema pajak baru yang menaunginya," seloroh wanita berambut pendek itu.

Danu

K-Car sendiri merupakan jenis mobil yang berdimensi sangat kompak dengan penggunaan mesin sekitar 600 cc yang rata-rata pakai turbo. Mobil jenis ini terbilang laris di Jepang karena pemerintahnya menggalakkan pajak mobil berdasarkan dimensi, semakin kecil mobilnya maka pajaknya makin ringan. Sementara di Indonesia LCGC masih jadi satu-satunya skema mobil pajak rendah dan rendah emisi. 

Dengan skema pajak sekarang, menjual mobil bermesin 660 cc atau 1.200 cc akan sama saja dalam hal pajak. Itu yang membuat mesin 660 cc turbo milik Daihatsu tak begitu menggiurkan untuk dijual di sini.


Tags Terkait :
Daihatsu Hi-max K-Car LCGC
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Daihatsu Hi-Max Punya Mesin Turbo, Kenapa Tak Masuk Indonesia?

Daihatsu Hi-Max dijual pula di Jepang memakai mesin 660 cc turbo. Tapi mengapa di Indonesia pakai mesin 1.000 cc biasa?

9 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Hi-Max Sudah Dilengkapi Snorkel, Siap Libas Banjir!

Spesial dan khusus dirancang untuk kondisi di Indonesia, Daihatsu Hi-Max dilengkapi saluran pernapasan mesin tinggi yang terletak di bak-nya.

9 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Rocky Hybrid Siap Mengaspal Tahun Depan Di Jepang

Rocky Hybrid ini akan ditenagai motor listrik 105 hp /170 Nm yang dipadukan mesin tiga silinder WA-VEX 1.2L Atkinson-cycle yang berfungsi sebagai generator.

4 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Rocky, Istimewa Dengan Fitur Canggih Dengan Harga Menawan

Rocky ini sudah menjanjikan berbagai keunggulan yang sebelumnya hanya dienyam di kelas mobil kelas premium.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

2 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

8 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

11 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

12 jam yang lalu