Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Berapa Persen Pengguna e-Toll Card di 2015?

Usaha Jasa Marga mengurai kemacetan dengan menggunakan e-Toll Card sepertinya belum membuahkan hasil maksimal di tahun 2015.
Berita
Kamis, 21 Januari 2016 15:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Usaha Jasa Marga mengurai kemacetan dengan menggunakan e-Toll Card sepertinya belum membuahkan hasil maksimal. Terlihat dari pencapaiannya selama 2015, pengguna Gardu Tol Otomatis (GTO) yang masih tergolong sangat sedikit.

Dalam siaran persnya, Jasa Marga mengakui penggunaan e-Toll Card oleh masyarakat di tahun 2015 hanya mencapai rata-rata 15,32% dari keseluruhan transaksi pembayaran tol. Walau berbagi peningkatan dan penambahan GTO terus digenjot. Bahkan ada pula gerbang tol yang sudah 100% merupakan GTO.

Gerbang tol yang saat ini sudah 100% GTO adalah Gerbang Semanggi 1 dan Gerbang Cililitan 3. Adapula sejumlah gerbang tol yang menurut Jasa Marga memiliki tingkat penggunaan e-Toll Card yang cukup tinggi. Dengan urutannya sebagai berikut:

GT Kamal 4 ( 44,24%),

GT Angke 1 (33,05%),

GT Pondok Ranji (30,21%), dan

GT Senayan (30%). 

Seperti kami beritakan sebelumnya, untuk kian 'memaksa' pengguna tol memakai e-Toll Card, Jasa Marga akan menambah terus GTO hingga jumlahnya menyamai gardu normal. Ini akan membuat pengendara yang tak memiliki e-Toll Card semakin terhambat. “Kami berharap dengan penambahan jumlah GTO yang terus kami lakukan, akan merangsang pula tingkat penggunaan e-Toll Card oleh pengguna jalan tol. Waktu transaksi akan lebih pendek, lantas tentu saja mengurangi antrean di gerbang tol”, ungkap  Dwimawan Heru, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga.


Tags Terkait :
Jasa Marga E-Toll Card Tol
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

1 hari yang lalu


Berita
Lebaran Di Jakarta Mungkin Tetap Macet Karena 4 Jutaan Warga Tidak Mudik

Empat juta warga Jakarta tak mudik Lebaran 2026, berpotensi padatkan wisata Ancol, Ragunan, dan pusat belanja. Dishub siapkan rekayasa lalu lintas.

1 hari yang lalu


Berita
Harap Waspada, Akan Ada 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek Di Musim Mudik 2026

Jasamarga memprediksi 3,5 juta kendaraan keluar Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026. Volume lalin tol JMT naik 0,72% dari normal di GT Cengkareng, Cikupa, Ciawi.

1 hari yang lalu

Berita
Waspada, Sudah Hampir Sejuta Kendaraan Keluar Jabotabek

Kebijakan contraflow sempat diberlakukan bertepatan Hari Natal.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu