Pada Cuaca Ekstrim, Biasakan Pantau Tabung Reservoir Radiator Mobil Anda

Penulis: Aditya Widiutomo
Sabtu, 4 November 2023 13:20 WIB
Tips - Pada Cuaca Ekstrim, Biasakan Pantau Tabung Reservoir Radiator Mobil Anda
Bagikan ke:
aat musim kemarau dan juga tren suhu melanda sebagian besar wilayah Indonesia, ada baiknya Anda sebagai pemilik kendaraan melakukan pengecekan berkala sistem pendinginan mobil Anda khususnya cairan ra

OTODRIVER - Saat musim kemarau dan juga tren suhu melanda sebagian besar wilayah Indonesia, ada baiknya Anda sebagai pemilik kendaraan melakukan pengecekan berkala sistem pendinginan mobil Anda khususnya cairan radiator.

Musim panas sendiri dipercaya menjadi musuh dari mesin mobil.

Foto - Pada Cuaca Ekstrim, Biasakan Pantau Tabung Reservoir Radiator Mobil Anda
Istimewa

Untuk itu, perlu dilakukan cek berkala pada bagian sistem pendinginan mesin mobil khususnya komponen kipas elektrik, radiator, hingga pompa air.

“Selain tetap rutin dalam hal pemeliharaan mobil, untuk lebih memastikan kondisi tetap prima, tidak melupakan soal sistem pendinginan mesin juga perlu lebih dicermati. Saat mobil berjalan mungkin gejala gangguan tidak muncul, namun jika berada di kemacetan dan kemudian indikator suhu mesin naik drastis maka ada kemungkinan terjadinya kerusakan atas komponen-komponen tadi,” ujar Dhany Ekasaputra selaku Manager Promosi PT Autochem Industry.

Langkah preventif pertama adalah melakukan pemeriksaan rutin terhadap kebocoran sistem pendinginan mesin. 

Opsi preventif selanjutnya adalah memeriksa kondisi kipas elektrik. Pasalnya, kipas elektrik ini menjadi satu-satunya komponen yang mampu menjaga suhu mesin saat di tengah kemacetan. 

Tak kalah penting adalah rutin memantau posisi cairan radiator. Terlebih pada kendaraan harian yang jam operasionalnya tinggi. 

“Suhu mesin saat bekerja ada direntang 72-95 derajat celcius, jika di bawah itu atau lebih tinggi lagi sama-sama membuat mesin tidak bisa bekerja optimal, bahkan menjadi berbahaya jika panasnya tidak terkendali,” kata Dhany kemudian.

Saat pemeriksaan posisi air radiator, perlu disadari juga bawah kinerja radiator akan dipengaruhi oleh cairan atau coolant di dalamnya. Cairan tersebut memiliki fungsi untuk  mempertahankan stabilnya suhu mesin mobil saat bekerja. 

Oleh karena itu perlu dipastikan memeriksa volume air radiator, termasuk reservoir, secara berkala.

Umumnya, ada dua jenis cairan yang digunakan untuk raditor, yakni air biasa dan juga coolant.

Salah satu kelebihan coolant adalah kehadiran aditif anti karat dan juga glycol.

Kandungan glycol di dalam coolant juga memegang peran penting. Komposisinya perlu diracik dengan tepat untuk disesuaikan dengan kebutuhan mesin dan kondisi lalu lintas dikeseharian. 

Cukup banyak cairan coolant yang ditemukan di pasaran dan salah satunya adalah Master Radiator Series.

Master Radiator Series menyediakan beragam jenis radiator coolant untuk memenuhi beragam kebutuhan mesin di Indonesia, mulai dari Master Radiator Cool, Premixed dan Gold yang diklaim berteknologi ramah lingkungan (Organic Acid Technology). (AW)

#tips #radiator

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.