Perjalanan Mudik Yang Aman dan Nyaman Perlu Strategi

Perjalanan Mudik Yang Aman dan Nyaman Perlu Strategi

Perjalanan mudik Lebaran dengan menggunakan mobil pribadi selalu menjadi bagian dari kisah tahunan yang terjadi di dunia, khususnya Indonesia.

Melakukan perjalanan jauh dengan kondisi jalan yang beraneka ragam dan juga kondisi lalu lintas yang terkadang tidak bisa ditebak.

Agar dapat berkendara dengan aman dan nyaman, maka perlu dilakukan persiapan matang dalam segala hal. Hal tersebut merupakan bagian dari strategi yang diterapkan saat mudik.

“Perjalanan mudik ataupun berkendara menempuh jarak ratusan kilometer dan menempuh waktu yang relatif panjang, butuh strategi dan beberapa hal yang harus diperhatikan,” tutur Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) saat dihubungi beberapa waktu silam.

Sony mengatakan bahwa setidaknya terdapat lima hal yang perlu dipersiapakan untuk melakukan momen yang dilakukan tahunan tersebut.

Berikut kiat yang harus benar-benar dipersiapkan 

1. Pastikan fisik dan jasmani dalam kondisi prima. Kelelahan fisik maupun pikiran dapat berakibat fatal. Salah satu upaya agar terhindar dari kelelahan tersebut dengan melakukan istirahat yang cukup, yakni tidur minimal enam jam sebelum berangkat. Gunakan pakaian yang nyaman dan persiapkan selimut bagi penumpang agar perjalanan relaks dan nyaman.

2. Tata bagasi dengan baik. Pastikan barang berat ditempatkan di bagian bawah terkait dengan baik. Tempatkan barang yang ringan ada di bagian atas. Letakkan makanan atau minuman ringan di tempat yang mudah dijangkau.

3. Sediakan makanan dan minuman ringan untuk bekal sepanjang perjalanan. Usahakan makanan yang ringkas dan tidak merepotkan saat disantap, khususnya bagi pengemudi. Hindari makanan berminyak karena akan membuat orang cenderung minum dan akan lebih cepat buang air kecil. Hal ini akan menghambat perjalanan dan tentunya mengurangi kenyamanan.

4. Membuat management dan strategi perjalanan dengan menentukan waktu dan rute yang akan ditempuh. Jangan menunggu lelah baru istirahat, namun istirahatlah setiap 4 jam perjalanan. Istirahat bisa disertai dengan peregangan ringan untuk melemaskan otot dan badan kembali relaks.

5. Mempersiapkan kendaraan secara menyeluruh. Periksa kondisi mesin, oli, rem hingga ban agar semua berjalan dengan baik. Jangan lupa pastikan ban cadangan dalam kondisi siap berikut perangkat kunci kerja.

Simak Video : VIDEO: Menghindari Malapetaka Pecah Ban

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com