Cara Cuci Mobil Yang Benar, Tanpa Efek Samping Rusak Cat

Cara Cuci Mobil Yang Benar, Tanpa Efek Samping Rusak Cat

Eksterior mobil merupakan bagian yang berinteriaksi langsung dengan kondisi cuaca. Bagian eksterior, terutama permukaan cat pun lebih cepat kusam, kotor dan pudar penampilannya.

Agar tidak tampil kotor, pemilik mobil pun kerap mencucinya agar terlihat bersih. Tetapi hati-hati, jika melakukan kesalahan saat mencuci mobil, malah akan merusak kilau cat kendaraan. Lantas apa yang harus dilakukan agar mencuci mobil tanpa perlu merusak bagian cat?

“Kita harus mengerti kondisi dan keadaan yang ideal untuk mencuci mobil,” terang Asep dari bengkel poles JC Auto Care yang terletak di kawasan Tangerang Selatan ketika dihubungi oleh tim OtoDriver (8/4). Menurutnya ada hal-hal yang wajib saat mencuci mobil.

1. Mencuci di bawah terik matahari

Idealnya saat mencuci mobil adalah bidang eksterior yang akan dicuci memiliki temperatur tidak terlalu tinggi dan stabil pada semua sisi kendaraan. Apabila temperatur terlalu tinggi maka justru akan merusak permukaan cat. Kemudian, bila dilakukan langsung di bawah terik matahari, dikhawatirkan bagian yang terpapar langsung lebih cepat kering dibandingkan bagian lainnya. Jika belum sempat dikeringkan dengan tuntas, akan meninggalkan noda air.

Apabila kondisi bodi mobil masih terlalu panas, diamkan sesaat dan proses cuci dilakukan di tempat yang terlindung dari paparan langsung matahari.

2. Saat kondisi mesin panas

Bagian yang panel bodi yang paling panas dari sebuah mobil setelah digunakan adalah pada bagian kap mesin dan sekitarnya. Perbedaan temperatur menjadi pemicu kesehatan kondisi cat di bagian ini. Tunggu beberapa saat sekitar 15-30 menit setelah mobil dipakai untuk melakukan pencucian. Jika kerap melakukan pencucian saat kap mesin masih panas, bagian tersebut akan lebih cepat kusam.

3. Penggunaan bahan detergen yang salah

Gunakan sabun yang memang khusus dirancang untuk perawatan mobil. Sabun pencuci piring memang bisa membersihkan, tetapi biasanya terlalu keras pada lapisan cat kendaraan. Hal ini bisa menyebabkan efek samping merusak vernis cat pada bodi mobil.

4. Urutan proses cuci yang salah

Lakukan pencucian secara merata dengan cara diguyur/disemprot. Mencuci detail mulai dari bagian bawah mobil terlebih dulu. Hal ini dikarenakan bagian ini relatif lebih banyak mengandung pasir. Kemudian baru dilanjutkan dengan bagian atas. air yang mengalir dari atas, akan kembali membilas bagian bawah mobil yang sudah dibersihkan terlebih dulu.

5. Proses pengeringan yang salah

Gunakan kain pencuci dan pengering yang benar. Kain chamois digunakan untuk proses pencucian dan pengeringan tahap pertama. Lanjutkan pengeringan dengan kain microfiber untuk hasil terbaik.

Simak Video : VIDEO: Menghindari Malapetaka Pecah Ban

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com