Aki Konvensional Lebih Pas Untuk Mobil Yang Sering Terjang Kemacetan. Ini Alasannya.

Aki Konvensional Lebih Pas Untuk Mobil Yang Sering Terjang Kemacetan. Ini Alasannya.

Saat ini di pasaran terdapat berbagai ragam pilihan aki, yang paling mendominasi adalah aki konvensional dan aki maintenance free (MF).

Nah, bagi yang sering menghadapi kemacetan jalan raya, jenis aki apakah yang paling cocok dijadikan pilihan?

“Aki dipilih sesuai dengan kebutuhan dan karakter penggunanya. Namun untuk kondisi mobil yang sering menerjang kemacetan, pilihan paling pas menutut kami adalah aki konvensional,” terang Muksin, mekanik senior Fast Pancoran Manajer saat dihubungi OtoDriver, (17/01)

“Dikatakan bahwa pilihan untuk kemacetan jatuh pada aki basah lantaran pemilik kendaraan bisa mengintervensi dengan menjaga kondisi sel pada aki tetap terendam air aki,” terangnya. “Artinya pengguna mobil harus melakukan pengecekan rutin setidaknya tiap seminggu sekali dan harus menambahkan air aki tinggi permukaan aki kurang,” sambungnya. “Kondisi sel timbal akan terjaga dengan baik apabila selalu terendam oleh cairan electrolit (air aki) dan ini yang bikin aki lebih awet,” imbuh pria ramah ini.

Bukan berarti aki MF lebih lebih jelek dari aki konvensional. Perlu diketahui bahwa aki MF menggunakan sel timbal seperti aki basah, namun untuk proses kimianya mengandalkan gel, bukan air aki. “Setiap aki, baik itu aki basah maupun MF terjadi penguapan.  Pada MF gel sebagai agen dalam proses kimia tidak dapat diintervesi, gel akan mengering tanpa bisa diencerkan lagi dan di situlah timbul kerusakan aki,” tutupnya.

Thanks to 
Fast Pancoran

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com