Suku Cadang Asli Vs Palsu Menurut APM

Suku Cadang Asli Vs Palsu Menurut APM

Mobil tentunya membutuhkan perawatan secara berkala. Tak hanya mobil, APM turut merilis suku cadang yang dirilis secara genuine sebagai pendukung kelangsungan hidup mobil itu sendiri.

Nyatanya, suku cadang asli mendapatkan perlawanan ketat dari suku cadang non asli di pasaran. Terlebih saat mobil telah melampaui masa garansi, umumnya konsumen lebih memilih suku cadang non asli dengan iming-iming harga yang lebih murah.

Istimewa

Kendati demikian, PT Astra Daihatsu Motor  (ADM) membeberkan berbagai hal mengenai efek penggunaan suku cadang asli dan non asli.

Seperti halnya perawatan mesin berkala, yakni penggantian oli, filter oli, dan filter udara, Daihatsu menyediakan suku cadang genuine, seperti pelumas Daihatsu Genuine Oil (DGO), filter udara asli, dan juga filter oli asli. Adapun beberapa keuntungan yang bisa diperoleh konsumen, seperti oli bening dan tidak berbau aneh, kertas filter luas dan tebal dengan ukuran 0,75 mm serta cetakan material rapi. Keuntungan yang dirasakan langsung oleh konsumen adalah mesin bersih dan terawat.

Tak hanya itu, Daihatsu juga membeberkan akibat dari menggunakan suku cadang imitasi. Seperti oli berbau aneh, kertas filter kurang luas dan tipis, serta material kasar dan tidak rapi yang dapat mengakibatkan mesin kotor dan rusak.

Sama halnya dengan kanvas rem, Daihatsu juga membeberkan beberapa pembeda suku cadang asli dan non asli. Untuk versi genuine, kanvas rem asli Daihatsu memiliki material non asbestos, warna komposit coklat, serta kemampuan pengereman yang lebih baik. Tak  hanya itu, penggunaan kanvas rem asli ini dijamin tidak merusak piringan cakram.

Sedangkan kanvas rem non asli memiliki ciri-ciri material asbestos, warna komposit abu-abu serta kemampuan pengereman yang buruk. Tak hanya itu, penggunaan kanvas rem non genuine ini memiliki efek samping kerusakan pada piringan cakram.

 

Baca Juga

     

    Bagikan

    Rekomendasi

    Bus-truck.id

      Otorider.com