OTODRIVER- Walaupun unit Xpeng GX sudah mulai diperlihatkan pada khalayak di Indonesia, namun pihak Xpeng Indonesia dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya belum akan membawanya masuk jajaran line up di tanah air.
SUV ini masih terkendala dengan beberapa masalah teknis salah satunya adalah ketersediaan posisi stir kanan dan antrean panjang di China sendiri yang cukup antusias dengan SUV bongsor ini.
Tapi di sisi lain ternyata ada skenario lain dalam mendatangkan produk baru. Bukan berupa GX melainkan bakal ada G9 terlebih dulu yang bakal muncul.
Lampu Hijau
Penampakan G9 sebenarnya pernah terjadi saat gelaran GIIAS 2025 silam. Mobil ini hanya ‘showing’ di booth Xpeng. Kemudian pada ajang Beijing Auto Show 2025 silam, gambaran perihal G9 untuk pasar Indonesia kian terang.
Dalam kesempatan sesi tanya jawab, Bos Besar Xpeng, He Xiaopeng. Saat itu ia mengatakan kemungkinan kehadiran mobil ini di Indonesia. “Indonesia merupakan pasar yang menarik, terutama untuk SUV dan G9 punya potensi itu,” jelasnya.
Selain itu G9 dikabarkan juga menjadi salah satu produk yang tengah ‘disetir kanankan’.
Driver.com.au pernah menyebutkan bahwa G9 yang mereka sebut G9L bakalan mulai debut di kuartal keempat 2026, atau sekitar Oktober atau Desember.
Dan sepertinya hal ini pun linear dengan keterangan yang diberikan oleh Xpeng Indonesia.
Saat ditemui Otodriver, Kamis (09/07/2026) Vice Presiden Xpeng Indonesia, Hari Arifianto tidak menampik akan kehadiran unit tersebut.
“Rencananya tahun ini, estimasinya di Q4 ya,” terangnya.

Posisioning G9
Jika kelak G9 hadir di Indonesia, maka ia akan menjadi SUV kedua setelah G6. Dan secara posisi ia lebih tinggi dari G6.
Dari sisi dimensi iapun lebih bongsor . Sebagai perbandingan G6 punya dimensi (P x L x T) panjang 4.753 mm, lebar 1.920 mm dan tinggi 1.650 mm. Sedangkan wheelbase 2.890 mm.
Sementara untuk G9 punya dimensi ( P x L x T) panjang4.891mm, lebar 1.937mm, and tinggi 1.670-1.680 mm. Sementara untuk wheelbasenya 2.998mm.
Sejak diperkenalkan pada 2022 silam, G9 telah mengalami refreshment sebanyak 2 kali yakni pada 2025 dengan upgrade CPU qualcomn Snapdragon 8295 P dan update ADAS.
Sedangkan pada 2026 kembali dilakukan upgrade penyegaran pada ADAS khususnya pada sistem Ai dengan menggunakan model VLA (Vision Language Action) yang memberikan improfisasi berkendara pintar semi otonom. (SS)












