OTODRIVER - Booth Mercedes-Benz Indonesia di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tak hanya menampilkan jajaran mobil premium terbaru.
Salah satu daya tarik utama justru datang dari replika Benz Patent-Motorwagen, mobil pertama di dunia yang menyimpan banyak cerita unik, mulai dari bahan bakar hingga cara menghidupkan mesinnya.
Replika kendaraan bersejarah tersebut dihadirkan melalui kolaborasi Mercedes-Benz Indonesia dengan Museum Nasional Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya industri otomotif dunia.
Model ini merepresentasikan kendaraan ciptaan Karl Benz pada 1886 yang menjadi tonggak sejarah perkembangan mobil modern.
Public Relations Manager PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia, Pramistya Irawati, menjelaskan bahwa unit yang dipamerkan di GIIAS 2026 merupakan replika resmi yang diproduksi Mercedes-Benz AG di Jerman dengan detail yang mengikuti teknologi asli.
"Replika ini dibuat sedetail mungkin mengikuti kendaraan aslinya, termasuk cara kerja dan bahan bakar yang digunakan," ujar Pramistya kepada Otodriver di ICE BSD, Kamis (30/7).
Hal paling menarik adalah sumber tenaga yang digunakan. Berbeda dengan mobil modern yang menggunakan bensin atau solar, Benz Patent-Motorwagen justru dihidupkan menggunakan cairan alkohol berkadar 99 persen.
Menurut Pramistya, penggunaan alkohol tersebut dipilih karena memiliki karakteristik yang paling mendekati ligroin, bahan bakar yang digunakan pada kendaraan asli saat Bertha Benz melakukan perjalanan bersejarah pada 1886. Kala itu, ligroin dibeli di sebuah apotek karena belum tersedia jaringan stasiun pengisian bahan bakar.
"Mobil ini bukan memakai bensin atau solar, tetapi alkohol dengan kadar 99 persen," katanya.
Keunikan lain juga terlihat dari proses menghidupkan mesinnya. Benz Patent-Motorwagen tidak memiliki anak kunci maupun tombol starter seperti mobil masa kini.
Sebagai gantinya, tim Mercedes-Benz harus memutar roda gila (flywheel) berukuran besar yang berada di bagian belakang kendaraan untuk menghidupkan mesin. Bahkan, pihak penyelenggara membutuhkan kru dengan tenaga yang cukup besar agar mesin dapat menyala saat seremoni pembukaan booth Mercedes-Benz di GIIAS 2026.
Kehadiran replika ini menjadi simbol perjalanan inovasi Mercedes-Benz yang telah berlangsung selama lebih dari 140 tahun. Dari Benz Patent-Motorwagen sebagai otomobil pertama di dunia, Mercedes-Benz kemudian melahirkan berbagai teknologi keselamatan yang kini menjadi standar industri, seperti ABS dan airbag.
"Selama 140 tahun, Mercedes-Benz telah menghadirkan berbagai inovasi yang membentuk arah perkembangan industri otomotif. Semangat tersebut terus menjadi fondasi kami dalam mengembangkan kendaraan yang menggabungkan teknologi, performa, dan kemewahan," ujar CEO Mercedes-Benz Indonesia, Donald Rachmat. (IP)
















