Langsung ke konten

Tulisan Berwarna di Ban Bukan Dicat Atau Bisa Dihapus, Ini Faktanya

Tulisan atau strip pada sisi dinding ban (sidewall) tidak bisa dihapus karena ada lapisan khusus yang jadi satu dengan konstuksi ban.

Berita Jumat, 25 September 2026 19:00 WIB
Berita - Tulisan Berwarna di Ban Bukan Dicat Atau Bisa Dihapus, Ini Faktanya
Side wall letter (Foto :otodriver)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Jika diperhatikan ada beberapa ban yang menggunakan 'hiasan' huruf berwarna (umumnya) putih. Garnish itu tadi ternyata bukan sesuatu yang ditambahkan (semisal dicat) ketika ban sudah kelar diproduksi. Namun hal ini justru menjadi bagian utuh saat ban ini didesain dan mulai diproduksi.

"Huruf berwarna yang ada di bagian sidewall itu sudah dirancang saat ban diproduksi. Di sini menggunakan lapisan khusus yang disebut sebagai White Rubber Compound atau White Sidewall Compound," ungkap Customer Engineering Support BFGoodrich Indonesia, Alfons Abikaryono.

"Lapisan ini hanya digunakan pada ban yang perlu menggunakan tulisan atau strip saja. Sedangkan untuk ban yang tidak membutuhkan itu, maka tidak disertakan," terangnya saat ditemui di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (24/09/2026).

"Umumnya warna lapisan itu putih, namun ada juga yang menggunakan warna lain seperti merah, biru dan lain sebagainya. Warna lapisan khusus ini pun juga disesuaikan dengan kebutuhan tadi," lanjutnya.

Foto - Tulisan Berwarna di Ban Bukan Dicat Atau Bisa Dihapus, Ini Faktanya
White rubber compound jadi bagian yang memberikan warna pada tulisan di dinding ban (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Lebih jauh lagi, Alfons mengatakan bahwa untuk memunculkan tulisan pada produk BFGoodrich seperti All Terrain KM03 atau ban SUV lainnya dengan cara dikerok (buffed whitewall) setelah ban selesai diproduksi.

"Warna putih ini sebelumnya tertutup lapisan hitam tipis yang timbul saat proses produksi. Dan kemudian lapisan itu diangkat dengan cara dikerok tadi," sambungnya.

Foto - Tulisan Berwarna di Ban Bukan Dicat Atau Bisa Dihapus, Ini Faktanya
Whitewall (Foto : otodriver)

Asal Mula

Faktanya ban di masa lalu berwarna putih, namun karena dianggap kurang awet, maka pada 1910, BFGoodrich menemukan cara supaya ban lebih awet dan punya daya tahan bagus. Caranya dengan mencampurkan carbon black dalam kompon karet.

Dari sinilah kemudian ban yang semula berkelir putih berubah jadi hitam. Namun penambahan carbon hitam ini menimbulkan handicap baru yakni biaya yang semakin mahal dan juga proses yang rumit.

Terobosan untuk memangkas biaya pun dicari. Mengutip dari Wikipedia, Vogue Tyre & Rubber Company membuat terobosan di mana ban yang mengandung carbon black hanya pada bagian telapak saja, sementara untuk dinding tetap berkelir putih. Awalnya sebatas untuk sepeda dan sepeda motor, tapi kemudian masuk ke dunia mobil. Dari sinilah muncul sebutan ban 'white wall'.

Kemunculan ban white wall ini malah justru jadi sesuatu yang unik dan membuat tampilan mobil jadi lebih mewah. Bahkan pada 1934 Ford menggunakan ban ini sebagai opsi kemewahan. Langkah ini pun segera diikuti oleh pabrikan lainnya mulai dari Cadillac, Lincoln hingga Buick.

Seiring waktu, teknologi pun berkembang dan ban sepenuhnya menggunakan senyawa carbon black. Hanya saja untuk menimbulkan warna putih itu kembali, pabrikan ban menyisipkan lapisan khusus putih yang disebut white rubber compound itu. (SS)

Foto - Tulisan Berwarna di Ban Bukan Dicat Atau Bisa Dihapus, Ini Faktanya
Red Stripe Wall  dari Vogue (Foto : Vogue Tyre)

#side-wall #ban

Suryo Sudjatmiko
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.