OTODRIVER - Ungkapan lama mengatakan bahwa trend itu selalu berputar dan trend lama akan kembali menjadi sebuah kekinian. Hal ini dapat dilihat dengan semakin banyaknya mobil modern yang menggunakan tuas transmisi yang ditempatkan pada batang kemudi (kolom stir). Jenis ini disebut sebagai transmission coloumn shifter.
Mobil baru dengan model transmisi seperti ini semakin jamak ditemukan dan sejauh ini hanya pada jenis mobil dengan transmisi otomatis atau pada mobil listrik.
Beda dengan trend coloumn shifter era lampau, model yang kini menjadi trend menggunakan pemindah gigi yang dilakukan secara elektronik (shift-by-wire).
Dipelopori Mercedes-Benz
Mobil modern pertama yang diperkenalkan dengan model tuas coloumn shifter modern adalah Mercedes-Benz S-Class W220 pada 1998.
Mercedes menggunakan pengaturan tuas elektronik (sering disebut "Touch Shift") untuk memberi sinyal perpindahan gigi ke transmisi.
Kemudian teknologi ini diadopsi oleh Tesla pada tahun 2012 untuk Model S dan memiliki formasi yang sama seperti halnya Mercedes-Benz. Selanjutnya inovasi ini pun digunakan secara luas khususnya pada kendaraan listrik (EV) dan cukup populer di pabrikan China.
Cara Kerja
Walau pun sama-sama menempatkan tuas transmisi di coloumn shifter, namun keduanya punya mekanisme kerja yang sangat beda.
Pada tipe modern, tuas pemindah gigi bertindak sebagai sakelar yang mengirim sinyal ke komputer untuk melakukan kombinasi.
Tidak seperti tuas pemindah gigi mekanis jadul yang membutuhkan upaya fisik yang signifikan, tuas pemindah gigi elektronik bertindak sebagai sakelar yang mengirimkan sinyal langsung ke komputer kendaraan.

Menutip dari theautopian.com, mengatakan bahwa sinyal tersebut diproses oleh komputer untuk mengaktifkan opsi P, N, R dan D. Umumnya aktifasi P dengan cara memencet tombol pada ujung tuas.
Hal ini cukup berbeda dengan tuas transmisi coloum model lama yang menggunakan linkage atau kabel untuk menggerakkan selektor pada girboks.
Desain Unik Dan Fungsionalitas
Mengapa desain coloumn shifter ini langsung mendapatkan respons yang cukup baik? Jawabannya adalah kepraktisan, akses pengoperasian yang lebih mudah dan kabin jadi lebih luas.
Letak tuas pada batang kemudi lebih mudah diraih untuk dioperasikan oleh driver dan bahkan lebih mudah dibandingkan dengan model floor mounted shifter yang menjadi trend selama lebih dari 40 tahun.
Secara fungsional model tuas kolom ini lebih bisa menciptakan ruang yang lebih luas, khususnya pada pada areal antara pengemudi dan penumpang di bagian depan.
Di mana ruang ekstra ini dapat digunakan untuk menambah storage untuk tempat minum gelas, pengisian daya telepon nirkabel dan lain sebagainya.
Ruang ekstra ini dapat digunakan untuk bantalan pengisian daya telepon nirkabel, tempat gelas yang lebih besar, atau penyimpanan terbuka, sekaligus menjaga tangan pengemudi lebih dekat ke roda kemudi. (SS)











