OTODRIVER – Xpeng X9 pekan lalu (28/6/2026) hadir dalam versi terbarunya, secara nama disebut sebagai versi facelift.
Namun jika dilihat sejumlah fitur maupun detail baru, nampaknya lebih tepat disebut sebagai major change.
Sisi pertama yang paling kentara adalah desain seputaran bonnet, bumper depan kini tak ada lagi ada detail heksagonal. Karena ada intake udara tengah yang lebih besar,serta dilengkapi active grille shutter.
Komponen ini bekerja bersama air curtain di sudut bumper diklaim bisa mengurangi hambatan udara secara signifikan.
Seiring itu pula di buritan dengan bumper kini mengusung kombinasi warna terbalik dari sebelumnya, dengan bagian bawah sewarna bodi dan aksen warna hitam.
Pelek 20 inci multi-spoke dengan center cap model self-righting ala Rolls-Royce tetap tersedia untuk varian atas. Detail logo huruf X itu tidak berputar saat roda bergerak.


Kabin paling banyak hal yang baru
Jika tampilan eksterior lebih terkesan elegan, maka di kabin lebih banyak diberikan perubahan.
Bukan hanya setir yang ada detail baru berupa posisi logo di tengah. Kini ada dua tombol aktivasi bantuan mengemudi (ADAS) di sebelah kiri setir. Tersedia juga tombol untuk pilih mode berkendara yang bisa dilakukan tanpa perlu lagi menyimak layar pantau di sisi kanan.

Peranti audionya kini dilengkapi speaker yang desainnya lebih luks sekaligus lebih kokoh konstruksinya.
Sektor lain di kabin yang signifikan perubahannya adalah pola pelipatan jok baris keiga yang rasio saat dilipat kini 60:40. Memberikan kesempatan untuk mengatur komposisi kabin saat berisi penumpang maupun barang.
Ada lagi yang baru, fitur Road Noise Cancellation yang bikin kabin lebih senyap dengan memanfaatkan mikrofon dan pancaran gelombang suara sebagai peredam kebisingan dari berbagai suara luar kabin.
Windshield Head-Up Display juga jadi fitur baru. Banyak bantu pengemudi pantau informasi berkendara lewat kaca depan tanpa perlu mengurangi fungsi berkendara.

Ada tambahan tenaga serta jarak tempuh
Dari sisi performa, motor tunggal penggerak roda depan kini mendapat peningkatan tenaga 27 PS menjadi 346 PS, sementara torsi tetap 450 Nm. Untuk pasar global, kini tersedia opsi dual-motor all-wheel drive dengan total output 537 PS dan torsi 640 Nm.
Kapasitas baterai juga meningkat. Varian LFP kini menjadi 94,8 kWh sedangkan baterai NMC naik menjadi 110 kWh. Khusus varian AWD hanya tersedia dengan baterai terbesar.
Berkat peningkatan aerodinamika dan kapasitas baterai, jarak tempuh WLTP ikut terdongkrak menjadi 535 kilometer dari sebelumnya yang 500 kilometer untuk unit dengan baterai kecil dan 615 kilometer (dari 590 kilometer) unit dengan baterai besar pada versi motor tunggal. Sementara varian AWD mencatatkan jarak tempuh 580 kilometer.
Label harga baru OTR Jakarta juga disematkan; varian Standard Range Pro (Rp 1,14 miliar), varian Facelift Long Range Pro: Rp 1,219 miliar, dan varian Facelift Long Range Pro+: Rp 1,259 miliar. (EW)












