OTODRIVER – Mobil listrik sepertinya sudah mendapatkan mendapatkan atensi di pasar Indonesia. Mengkopilasi data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), terdapat lima model mobil dari brand asal China yang cukup laris di Indonesia.
Berdasarkan data yang sudah dirilis Gaikindo, wholesales lima model China dengan distribusi tertinggi di Indonesia ditempati oleh Jaecoo J5 EV, BYD Atto 1, Geely EX2, Geely EX5 dan Wuling Aira EV. Data tersebut merupakan penjualan dari pabrik atau APM ke dealer, bukan penjualan langsung ke konsumen.
Lalu bagaimana dengan rapor uji tabraknya?
Beberapa model seperti BYD Atto 1 dan Geely EX5 sudah melakukan pengujian tabrak (test crash). Bahkan telah dilakukan pada beberapa lembaga pengetesan independen.

1. Jaecoo J5 EV – 20.145 Unit
Model SUV listrik kompak ini jadi juara mutlak, membukukan 20.145 unit sepanjang Januari-Juli 2026, bahkan unggul hampir 7.000 unit dari model peringkat dua.
Soal keselamatan, hingga akhir 2025, J5 belum resmi mengantongi rating ANCAP tersendiri. Namun Jaecoo "percaya diri" bakal meraih bintang 5 begitu diuji.
Menurut NRMA Australia (National Roads and Motorists' Association) pada ulasan Jaecoo J5 disebutkan bahwa Jaecoo J5 belum mendapatkan peringkat keselamatan ANCAP, tetapi Jaecoo mengkonfirmasi bahwa kendaraan tersebut akan menjalani protokol uji tabrakan dan diyakini akan mendapatkan peringkat bintang lima.
Secara teknis, mobil ini menggunakan platform T1X yang juga digunakan oleh Omoda C5 yang sudah mengantongi 5 bintang dari ASEAN NCAP, Euro NCAP, dan ANCAP.

2. BYD Atto 1 – 14.349 Unit
City car listrik BYD ini membukukan 14.349 unit (gabungan 10.116 unit Januari-Juni ditambah 4.233 unit di Juli saja). Bahkan Atto 1 sempat menyalip J5 EV dalam penjualan bulanan Juli, dengan selisih sekitar 2.000 unit.
Dari sisi keselamatan, Atto 1 justru punya rapor segar. Pada awal 2026, model ini baru saja meraih bintang 5 dari ANCAP dan Euro NCAP, dengan skor 82 persen untuk perlindungan penumpang dewasa, 86 persen anak-anak, 76 persen pengguna jalan rentan, dan 77 persen fitur bantuan keselamatan.

3. Geely EX2 – 8.174 Unit
Hatchback listrik terjangkau ini mencatat 8.174 unit sepanjang Januari-Juli 2026, sekaligus memimpin segmen hatchback listrik di Indonesia.
Sayangnya, catatan keselamatannya belum tersedia. Hingga data terakhir yang ada, EX2 belum pernah diajukan untuk uji ANCAP maupun ASEAN NCAP.
Mengutip dari racq.com.au, juru bicara Geely mengatakan bahwa pihaknya cukup percaya diri bakal meraih bintang 5 saat diuji nanti. Hal ini mengacu pada pengalaman 15 tahun mereka menyerap prinsip keselamatan dari Volvo (yang masih satu grup dengan Geely).

4. Geely EX5 – Sekitar 1.900 Unit
SUV listrik andalan Geely ini mencatat sekitar 1.900 unit (estimasi dari 1.569 unit Januari-Juni ditambah 333 unit di Juli), menempatkannya di papan tengah daftar model listrik terlaris.
Justru di sinilah EX5 unggul telak dari sisi keselamatan. Model ini punya rekam jejak paling lengkap di antara seluruh model dalam daftar ini, dengan bintang 5 dari tiga lembaga sekaligus: Euro NCAP, ANCAP, dan ASEAN NCAP, bahkan sempat mencatat skor 87 persen untuk perlindungan penumpang dewasa di pengujian ANCAP.

5. Wuling Aira EV – 721 Unit
Pendatang paling baru dalam daftar ini, Aira EV baru resmi diperkenalkan pada 29 Juli 2026 di GIIAS 2026, namun langsung membukukan 721 unit hanya dalam beberapa hari penjualan di bulan yang sama.
Karena baru meluncur, wajar jika Aira EV belum menjalani uji tabrak resmi dari lembaga manapun. (SS)











