Langsung ke konten

Suzuki e-Sky Meluncur 16 November, Bakal Jadi Mobil Listrik Termurah di Jepang

Suzuki e-Sky dibanderol mulai 2,12 juta yen, atau sekitar Rp 173,6 juta setelah subsidi. Harga tersebut membuatnya jadi mobil listrik termurah di Jepang.

Berita Rabu, 7 Oktober 2026 14:00 WIB
Berita - Suzuki e-Sky Meluncur 16 November, Bakal Jadi Mobil Listrik Termurah di Jepang
Suzuki e-Sky (Foto :Carscoops)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Di Jepang, mobil listrik belum tentu soal ukuran besar dan spesifikasi mentereng. Di negeri yang jalannya sempit dan pasar mobil mininya kuat, kendaraan listrik yang laku justru yang ringkas, irit, dan harganya masuk akal. Suzuki bersiap masuk ke arena itu lewat e-Sky, mobil penumpang listrik mini pertamanya, yang dibanderol mulai 2,12 juta yen atau sekitar Rp 237,4 juta.

Suzuki e-Sky dijadwalkan meluncur di Jepang pada 16 November 2026. Model ini disebut sebagai EV termurah di Jepang, dengan jarak tempuh yang kompetitif untuk kelasnya.

Harga e-Sky di Jepang

Suzuki e-Sky dijual mulai 2,12 juta yen termasuk pajak, setara Rp 237,4 juta. Dengan subsidi pemerintah Jepang, harga efektif yang dibayar konsumen diperkirakan mulai sekitar 1,55 juta yen atau Rp 173,6 juta.

Setelah subsidi, e-Sky lebih murah lebih dari 300 ribu yen (sekitar Rp 33,6 juta) dibandingkan Nissan Sakura, pemain lain di segmen mobil listrik mini. Strategi harga ini menjadi daya tarik utama Suzuki untuk mendorong minat konsumen Jepang terhadap kendaraan listrik.

Foto - Suzuki e-Sky Meluncur 16 November, Bakal Jadi Mobil Listrik Termurah di Jepang
Suzuki e-Sky. (Foto : Carscoops)

Jarak Tempuh Terjauh di Kelasnya

Menurut The Star, e-Sky tidak hanya mengandalkan harga. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini bisa menempuh hingga 310 kilometer, yang disebut sebagai jarak tempuh terjauh di antara mobil mini buatan produsen Jepang. Konsumsi energinya tercatat 11,92 kilometer per kWh.

Suzuki menargetkan penjualan sekitar 1.000 unit per bulan di pasar domestik. Targetnya terukur, tapi masuk akal. Suzuki memang kuat di segmen ini, dan tahun lalu menjadi pemimpin pasar kendaraan mini Jepang dengan pangsa 34 persen.

Fondasi Elektrifikasi Jangka Panjang

e-Sky bukan langkah tunggal. Suzuki juga sudah mengumumkan peta jalan elektrifikasi untuk beberapa dekade mendatang, dengan pendekatan multi-pathway, waktu pengembangan model baru yang dipangkas, dan modularitas yang ditingkatkan.

Seperti dikutip dari Carscoops, Suzuki sedang mengembangkan e-Axle 3-in-1 yang dipakai di e-Sky menjadi unit modular 6-in-1 dengan dimensi yang sama. Unit ini nantinya bisa dipakai untuk mobil listrik baterai (BEV), hybrid seri (HEV), hingga model dengan sistem light range extender (REEV).

Untuk model perkotaan seperti e-Sky, Suzuki menyiapkan motor listrik depan berdaya 94 hp (70 kW), dipadukan motor listrik belakang 13 hp (10 kW) pada varian 4WD. Model yang lebih besar akan mendapat e-Axle utama 174 hp (130 kW), dengan opsi e-4WD di belakang berdaya 40 hp (30 kW). Suzuki juga menargetkan motor listrik tanpa heavy rare earth agar lebih mudah didaur ulang.

Dari sini terlihat Suzuki tidak sekadar menjual satu mobil listrik murah. e-Sky tampak seperti pintu masuk, sementara strategi besarnya ada di teknologi modular yang bisa disebar ke banyak model dan jenis penggerak. Bagi pabrikan yang sudah lama menguasai kei car, pendekatan hemat biaya dan fleksibel ini terasa seperti keunggulan yang paling alami untuk dimainkan. (SS)

#suzuki #e-sky

Suryo Sudjatmiko
Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.