OTODRIVER – Mitsubishi Pajero telah dihidupkan kembali. Namun kali ini, comeback-nya tidak dilakukan setengah hati, nama Pajero akan dijadikan ‘cluster’ SUV tersendiri. Rencana menghadirkan kembali model dengan dimensi lebih ringkas di bawah nama Pajero kembali terbuka. Mungkin saja nama Pajero Mini bakal kembali hadir.
Mengutip dari Motor1, ada hal yang tersirat saat peluncuran Pajero di mana dua siluet SUV lain yang lebih mungil dalam posisi tertutup tabir sempat terlihat muncul pada latar belakang. Satu berukuran kompak dan satu lagi lebih kecil.

Pajero iO dan Pajero Mini
Di masa silam, Pajero punya sejarah dengan menyodorkan dua ukuran SUV yang lebih mungil selain versi regulernya. Label tersebut adalah Pajero iO dan Pajero Mini.
Secara garis besar keduanya sama-sama menggunakan konstruksi monokok, namun punya dimensi yang berbeda.
Khusus Pajero iO waktu itu hadir dalam pilihan 3 pintu SWB dan 5 pintu LWB. Sedangkan untuk Pajero Mini hanya tersedia versi 3 pintu karena harus mengikuti regulasi Kei Car.
Pajero iO diproduksi dari 1998–2007 (Jepang) sedangkan Pajero Mini di 1994–2012.
Jika melongok ke masa lalu, kedua Pajero ini menjadi seteru langsung dari Suzuki Jimny baik itu versi reguler ataupun Kei Car. Saat itu menjadi rival dari Jimny JB31 (reguler), JA11 (Kei Car) hingga era JB33 (reguler) dan JB23 (Kei Car).

Bertemu Rival Lama
Kehadiran kedua Pajero tersebut memang masih sebatas rumor. Namun jika benar-benar dihadirkan kembali, terdapat kemungkinan bahwa pertemuan dengan keluarga Suzuki Jimny bakal terjadi kembali.
Jika berkaca pada masa lalu, kedua Pajero ini menggunakan layout mesin longitudinal alias mesin memanjang ke belakang. Artinya sama seperti konsep yang digunakan pada Suzuki Jimny.
Sejauh ini memang belum ada pernyataan resmi dari Mitsubishi terkait rencananya pada kedua model yang tengah digosipkan hadir kembali, apakah tetap menggunakan konsep lawas dengan layout mesin longitudinal atau beralih ke transversal (mesin melintang).
Sedikit berspekulasi, saat ini Mitsubishi sedang tidak berada dalam kondisi finansial terbaiknya. Menggunakan platform turunan Triton memang cocok untuk kendaraan off-road serius berukuran besar, tapi untuk SUV yang lebih kecil hal ini tidak bisa dilakukan. Mobil yang lebih kompak ini butuh arsitektur yang lebih ringan dan berukuran lebih ringkas.
Sedangkan untuk membuat platform baru dibutuhkan gelontoran dana yang besar, di mana kondisi tersebut tidak relevan dengan keadaan saat ini.
Kemungkinan Mitsubishi akan mengambil inisiatif pendekatan yang lain yakni hadir sebagai crossover, di mana untuk keperluan ini bisa lebih realistis. Mitsubishi bisa menggunakan platform SUV crossover yang sudah dimilikinya saat ini.
Apabila kelahiran kembali keduanya terjadi, ada kemungkinan tidak akan terjadi seperti rivalitas di masa silam. Kita tunggu saja perkembangannya. (SS)
#mitsubishi #pajero-mini #pajero-sport #jimny-jb74 #jimny-jb64 #kei-car











