OTODRIVER – Ceruk pasarnya boleh jadi tidak semasif jenis mobil yang lain, namun segmen mobil premium punya karakter konsumen loyal yang mau membayar dengan harga tinggi demi sebuah standar prestis terbaik.
Hal itu yang mendorong Rolls-Royce melansir Phantom Regatta.
Disematkannya nama Regatta sebagai apresiasi atas satu lomba layar legendaris yang perhelatannya melintasi pelabuhan Chichester, Inggris. Nama Regatta sendiri merupakan sebutan lain atas sebuah yacht atau perahu layar.
Identitas bahari pada Rolls-Royce Phantom langsung terlihat dengan laburan cat yang bernama Regatta Blue dengan aksen biru tua. Bersanding dengan hiasan warna dengan jenis warna English White. Jika dibayangkan sebagai sebuah kapal maka warna putih itu adalah tanda dimana lunas kapal berada.
Pulasan krom di pelek dan spion luar juga menyiratkan karakter berbagai peranti di sebuah yacht yang juga bernuansa serupa.
Kabin juga ikut menyesuaikan dengan karakter yang tersedia di sisi eksterior. Warna biru tua dengan sejumlah titik warna putih juga masih mengemuka.
Jok depan-belakang, panel pintu, sampai plafon berkarakter bahari yang nuasanya cerah alami.
Untuk plafon, diberi nama Bespoke Starlight Headliner yang merupakan karya tim seniman internal Roll-Royce dimana mereka merangkai 1.307 kabel fiber optic yang kemudian menjelma jadi seperti taburan bintang di langit.

Masih setia dengan proses produksi handmade
Seperti pada beragam varian maupun model, membangun sebuah Rolls-Royce tetap memberikan ruang untuk kepiawaian tangan-tangan teknisi unggulan Rolls-Royce.
Terutama di kompertemen penumpang belakang dimana sejumlah detail butuh waktu ratusan jam untuk merakitnya.
Lantai Phantom Regatta terbangun dari kayu Bolivar hitam yang merupakan jenis kayu hias yang biasa dipilih untuk membuat furnitur kelas atas. Untuk Phantom Regatta, pilihan atas kayu ini berujung pada kebutuhan 16 lapisan sebagai dek.
Ada hal yang spesifikasi atas belasan lapisan itu, setiap lapis harus punya alur kayu yang seragam agar terjaga soliditasnya saat sudah terpasang.
Perlakuan serupa juga diarahkan pada beragam detail di kompartemen depan. Ada lukisan tangan bertema Phantom Regatta.
Tapi itu bukan lukisan biasa, karena sejumlah senuman internal Rolls-Royce membuat kreasi grafis seolah ombak nampak hidup. Proses pembuatan efek visual itu memakan waktu dua minggu dengan berbagai uji coba visual demi menghasilkan nuansa ombak yang senyata mungkin. (EW)













