OTODRIVER - BYD mengumumkan bahwa rangka baru yang digunakan pada SUV mewah Yangwang U8L berhasil melewati pengujian ekstrem berupa pengangkatan beban seberat 12 ton.
Perusahaan juga mengklaim struktur baru tersebut memiliki bobot 56 kilogram lebih ringan dibanding desain sebelumnya.
Seperti dilansir CarNewsChina pada Senin waktu setempat, pengembangan struktur rangka tersebut dimulai sejak 2023 melalui kerja sama dengan Hantek yang memiliki latar belakang teknologi kedirgantaraan.
Diketahui, struktur tersebut menggunakan komponen cor terintegrasi seluas 4,2 meter persegi dengan ketebalan dinding bervariasi antara 4 mm hingga 50 mm, sebuah tantangan manufaktur yang sebelumnya dianggap melampaui kemampuan proses pengecoran otomotif konvensional.
Menurut para insinyur BYD, proyek ini bertujuan menciptakan rangka kendaraan berukuran besar yang mampu melampaui struktur baja tradisional dalam hal pengurangan bobot, kekuatan, ketahanan korosi, dan daya tahan secara bersamaan.

Berbeda dari struktur aluminium otomotif pada umumnya, rangka U8L menggunakan paduan aluminium seri 6 dan seri 7 yang lazim digunakan di industri kedirgantaraan.
Sebagai informasi, pengungkapan teknologi ini dilakukan saat Yangwang terus diposisikan sebagai merek etalase teknologi BYD.
Pada Beijing Auto Show 2026, Yangwang menampilkan versi khusus U8L dan U9 Xtreme.
Sementara itu, U9 Xtreme edisi terbatas kemudian menjadi kendaraan BYD termahal yang pernah dijual dengan harga mencapai 20 juta yuan atau sekitar 2,76 juta dolar AS (Rp52 miliar).
Berdasarkan data China EV DataTracker, Yangwang mengirimkan 264 kendaraan pada April 2026, setelah mencatatkan penjualan 307 unit pada Maret dan 232 unit pada Februari. (AB)
#byd #yangwang #yangwang-u8l #mobil-byd-bisa-berenang #harga-yangwang-u8











