Langsung ke konten

Porsche Patenkan Teknologi Pintar Untuk Meredam Bising Mesin EREV

Paten teknologi peredam bising mesin EREV Porsche memanfaatkan motor listrik untuk menetralisir dengung dan getaran kabin seperti sistem ANC pada headphone.

Berita Kamis, 5 November 2026 18:00 WIB
Berita - Porsche Patenkan Teknologi Pintar Untuk Meredam Bising Mesin EREV
Peredam EREV Porsche (Foto : Car Moses)
Bagikan ke:
Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pabrikan mobil sport asal Stuttgart, Porsche, tengah mennyiapkan inovasi rekayasa teknik tingkat tinggi. Melalui dokumen paten terbaru yang terkuak, Porsche tengah mengembangkan teknologi inovatif untuk meredam suara dengungan (drone noise) serta getaran pada kendaraan listrik jenis Range-Extended EV (EREV), tanpa harus menambah beban peredam suara (sound insulation) secara berlebihan.

Bagi dunia otomotif, kendaraan EREV kerap dianggap sebagai "anak tengah" yang canggung. Di satu sisi, roda kendaraan digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik, namun di sisi lain terdapat mesin bensin konvensional yang bersembunyi di balik kap untuk bertindak sebagai genset pengisi daya baterai saat energinya habis.

Meski mesin bensin tersebut tidak terhubung secara mekanis ke roda, keberadaannya tetap membawa masalah klasik: suara bising dan getaran (noise, vibration, and harshness/NVH). Bahkan, saat mesin menyala untuk mengisi daya, dengungan konstan kerap masuk ke dalam kabin.

Foto - Porsche Patenkan Teknologi Pintar Untuk Meredam Bising Mesin EREV
Paten Peredam EREV Porsche. (Foto : German IPO)

Dalam paten terbarunya, Porsche merancang skema EREV yang mengandalkan mesin 2 silinder konfigurasi boxer di bagian belakang sebagai penyuplai daya. Namun, cara Porsche mengatasi suara bising dari mesin tersebut tergolong sangat jenius dan tidak biasa.

Baca Juga: Porsche Mission S Resmi Meluncur, Begini Spesifikasinya

Prinsip Kerja "Headphone Peredam Bising" pada Mobil

Alih-alih sekadar menjejalkan busa peredam tebal atau dudukan mesin (engine mounting) yang rumit, Porsche berencana memanfaatkan motor listrik kendaraan itu sendiri sebagai perangkat peredam bising.

Sistem ini bekerja dengan prinsip serupa pada headphone berteknologi active noise cancellation (ANC). Sensor suara yang diletakkan di dalam kabin serta sensor gerak di dekat mesin akan mendeteksi frekuensi dengungan dan getaran. Data tersebut kemudian dikirim ke unit kontrol utama, yang langsung memerintahkan motor listrik untuk melakukan pergerakan atau frekuensi balasan guna menetralisir getaran dan bising tersebut secara real-time.

Foto - Porsche Patenkan Teknologi Pintar Untuk Meredam Bising Mesin EREV
Peminat mobil listrik Porsche terus bertambah, tak sedikit yang datang dari kaum wanita. (Foto : Otodriver/49)

Porsche juga merancang sistem agar dapat membaca data awal seperti putaran mesin (RPM) secara proaktif. Dengan begitu, komputer kendaraan sudah tahu bagaimana cara merespons sebelum suara bising itu sempat mengganggu kenyamanan penumpang. Jika diperlukan, sistem ini juga dapat dipadukan dengan speaker khusus di kabin untuk menyempurnakan keheningan.

Penerapan teknologi ini dinilai sangat cocok untuk kendaraan EREV, di mana mesin bensin sering kali bekerja pada putaran konstan sehingga karakteristik suaranya lebih mudah diprediksi dan diredam oleh komputer.

Kendati demikian, seperti kebanyakan dokumen paten pada umumnya, temuan ini masih sebatas riset eksploratif yang dilakukan oleh para insinyur Porsche. Pihak pabrikan belum mengonfirmasi apakah teknologi peredam bising berbasis motor listrik ini akan langsung dibenamkan pada lini produksi massal masa depan, atau sekadar menjadi studi kelayakan teknik. (Why)

#porsche #erev #range-extender

Wahyu Hariantono
Wahyu Hariantono

Contributor

Suka mobil dari kecil, sekarang banyak ikutin F1 dan perkembangan model-model sportscar dan supercar terbaru.

Bagikan ke:
Jangan lewatkan

Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.