OTODRIVER - Segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) di Indonesia selama ini dikenal sebagai pasar yang mengutamakan kapasitas penumpang, kepraktisan, efisiensi, serta biaya kepemilikan yang terjangkau.
Namun, perkembangan teknologi elektrifikasi mulai membawa perubahan pada segmen tersebut.
Toyota menjadi salah satu merek yang menghadirkan teknologi full hybrid melalui New Veloz Hybrid EV. Toyota menyebut model ini sebagai satu-satunya Full Hybrid EV di pasar Low MPV Indonesia.
Kehadiran Veloz Hybrid EV menarik karena teknologi hybrid yang biasanya ditemukan pada kendaraan dengan banderol lebih tinggi kini ditawarkan pada sebuah MPV keluarga tujuh penumpang.

Bukan Sekadar Mild Hybrid
Salah satu hal yang membedakan Veloz Hybrid EV adalah sistem yang digunakan. Mobil ini mengadopsi Toyota Hybrid System (THS) dengan konfigurasi Series-Parallel Hybrid dan Power Split Device.
Artinya, sistem dapat mengatur penggunaan mesin bensin dan motor listrik secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Motor listrik juga dapat menggerakkan kendaraan dalam kondisi tertentu, sementara mesin bensin dapat bekerja ketika dibutuhkan. Sistem tersebut berbeda dengan sekadar teknologi mild hybrid yang pada dasarnya memberikan bantuan elektrifikasi kepada mesin pembakaran internal.
Dengan sistem tersebut, Veloz Hybrid EV menawarkan karakter berkendara yang lebih senyap dan halus, khususnya ketika kendaraan beroperasi menggunakan tenaga listrik.
Toyota Veloz Hybrid EV menggunakan mesin bensin berkode 2NR-VEX berkapasitas 1.500 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 91 PS pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.000–4.800 rpm.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 80 PS dan torsi 141 Nm. Sementara tenaga sistem secara keseluruhan mencapai 111 PS.
Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan respons yang lebih baik ketika mobil digunakan membawa penumpang maupun ketika menghadapi lalu lintas perkotaan yang padat. (AB)
#toyota #veloz #toyota-veloz-hybrid #keunggulan-veloz-hybrid #spesifikasi-veloz-hybrid











