OTODRIVER - GAC Indonesia kembali memperluas jaringan dealer kendaraan listriknya di Indonesia dengan meresmikan dealer baru GAC AION KS Tubun yang berlokasi di Tanah Abang Jakarta Pusat.
Dealer ini dikelola oleh PT Juntu Technology Indonesia dan menjadi bagian dari upaya GAC dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Dalam kesempatan yang sama, PT Juntu Technology Indonesia juga menandatangani kerja sama strategis dengan Grab Strategic Cooperation.
Kolaborasi tersebut ditujukan untuk mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik sekaligus memperluas pemanfaatan kendaraan listrik dalam sektor mobilitas digital.

Peresmian dealer ini menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan energi baru di Indonesia. Selain memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk GAC, kerja sama yang terjalin juga mencakup penguatan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik melalui kemitraan PT Juntu Technology Indonesia dengan Starvo, operator jaringan charging station yang telah memiliki sejumlah titik pengisian di Indonesia.
Dealer GAC AION KS Tubun berlokasi di Jalan K.S. Tubun No. 21, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Fasilitas yang dihadirkan telah mengusung standar layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts), sehingga pelanggan dapat memperoleh layanan penjualan, perawatan berkala, layanan purna jual, hingga ketersediaan suku cadang asli dalam satu lokasi.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan bahwa pembukaan dealer baru ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
“Peresmian dealer GAC AION KS Tubun merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memperluas jaringan layanan dan menghadirkan akses yang lebih dekat bagi konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran mitra seperti PT Juntu Technology Indonesia juga mencerminkan semakin besarnya kepercayaan investor dan pelaku usaha terhadap potensi pertumbuhan GAC di Indonesia,” ujar Andry.
Ia menambahkan, penguatan jaringan dealer diharapkan dapat mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik sekaligus mendorong perkembangan ekosistem mobilitas berkelanjutan di Tanah Air.
Kerja sama tersebut sejalan dengan kolaborasi yang telah dijalankan GAC dan Grab di kawasan Asia Tenggara, yang berfokus pada pengembangan mobilitas berkelanjutan berbasis elektrifikasi.
Perwakilan PT Juntu Technology Indonesia, Major Qin, menyebut bahwa GAC memiliki prospek yang menjanjikan di pasar Indonesia berkat teknologi yang kompetitif dan portofolio produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.
“Kami melihat GAC sebagai merek kendaraan listrik yang memiliki visi jangka panjang, teknologi yang kompetitif, serta portofolio produk yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Potensi pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia masih sangat besar, dan kami percaya kemitraan dengan GAC akan memberikan nilai tambah bagi konsumen,” ungkapnya. (AW)











