OTODRIVER – Indonesia punya populasi kendaraan bermotor yang luar biasa besar.
Berdasarkan data Electronic Registration Identification milik Korlantas Polri, di seluruh wilayah Indonesia tercatat ada 176.301.749 unit kendaraan bermotor.
Jumlah itu mencakup sepeda motor, kendaraan pribadi, sampai kendaraan khusus.
Dari data di atas tergambar juga besarnya potensi kebutuhan suku cadang dari jenis slow moving maupun fast moving yang harus tersedia di pasar.
Untuk itulah PT Timur Raya Alam Damai yang di ajang INAPA 2026 di JIEXpo, Jakarta Pusat (20-22/5) memboyong CWORKS untuk pertama kalinya untuk pasar Indonesia.
CWORKS sendiri merupakan legenda aftermarket asal Jepang yang sudah eksis sejak tahun 1936.
Produsen suku cadang dengan standar mutu global ini di bawah naungan Toyota Tsusho.
Secara umum ada lima kategori produk yang diproduksi oleh CWORKS; filter, brake part, cairan otomotif, aki, body part, fast moving part, suspension part, sampai berbagai suku cadang untuk motor. Semuanya telah tersebar di 175 negara.
Direktur PT Timur Raya Alam Damai, Willy Wijaya, yang ditemui di sela-sela ajang INAPA 2026 menyebutkan bahwa berbagai CWORKS secara resmi sudah bisa diperoleh mulai bulan Juni nanti.
Menurutnya lagi, beragam produk CWORKS untuk pasar Indonesia secara khusus disediakan untuk untuk mobil dengan rentang tahun produksi 15 tahun ke belakang. Tersedia juga untuk kendaraan dengan usia di kisaran 25 tahun.
Untuk pasar nasional, komponen kaki-kaki akan mendominasi katalog CWORKS di Indonesia. Sebut saja; ball joint, cross rod, tie rod end, idler arm, stabilizer link, pitman arm, sampai rack end.
Sektor kaki-kaki dianggap paling berat kinerjanya untuk jalanan Indonesia. Variasi kondisi jalan yang beragam membuat komponen kaki-kaki sebuah mobil akan bekerja sangat keras.
Ditambah lagi arus lalu lintas yang padat juga akan menjadi beban besar bagi setiap komponen. Mengingat kondisi stop and go juga berpotensi membuat komponen kaki-kaki bekerja lebih keras.


Satu hal yang spesial, barisan produk tadi juga sudah dikurasi secara ketat oleh para ahli di CWORKS agar sesuai untuk lebih sesuai performanya dengan kondisi lokal.
Diyakinkan oleh Pak Willy produk-produk CWORKS sudah tersebar ke seluruh wilayah melalui jaringan distributor sampai, part shop dan bengkel umum pada bulan Juni nanti.
Hal itu sesuai dengan upaya pihaknya agar setiap produk bisa sampai di tangan konsumen dalam waktu yang cepat.
Usia pakai produk adalah hal krusial
Lebih lanjut Pak Willy kembali menerangkan bahwa setiap produk CWORKS tercipta untuk menjadi solusi efektif dalam penggantian suku cadang kendaraan.
Seiring itu juga, berbekal pengalaman bergelut di segmen suku cadang sejak tahun 1965 akan secara konsisten dilakukan penyebaran pesan edukatif bagi distributor, para mekanik, sampai konsumen akhir perihal standar mutu spare part CWORKS.
Hal itu dilakukan untuk penegasan bahwa memakai komponen bermutu tinggi dengan masa pakai yang panjang bisa jadi solusi efisien bagi pemilik kendaraan.
Karena tinginya frekuensi keluar masuk bengkel untuk perbaikan komponen yang serupa dianggap Willy akan merugikan konsumen itu sendiri, baik dari segi waktu maupun biaya.
Untuk itu diyakinkannya lagi bahwa produk-produk CWORKS tidak mengedepankan dari harga barang.
Sebab tingginya standar mutu produk yang berujung pada usia pakai yang maksimal adalah identitas filosofis dari setiap produk dari CWORKS itu sendiri yang wajib dipertahankan pihaknya.












