OTODRIVER –BYD Racco berpeluang meramaikan pasar mobil listrik Indonesia. BYD sempat memberi sinyal lewat unggahan di media sosial beberapa waktu lalu yang membahas keijidosha atau kei car ini.
Mobil mungil yang pertama kali diperkenalkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025 ini tengah dikaji oleh PT BYD Motor Indonesia. Merek asal China tersebut ingin memastikan potensi permintaan sebelum memutuskan memasarkannya di tanah air.
Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan dan menganalisis respons masyarakat. BYD sudah melakukan survei langsung kepada konsumen, dan hasil awalnya cukup positif.
“Bukan tidak mungkin kita bawa ke Indonesia sesegera mungkin,” ujar Luther saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026).
Di atas kertas, respons masyarakat cukup baik. “Banyak orang yang melihat Racco bisa menjadi salah satu produk andalan di Indonesia,” ucapnya.
Meski begitu, BYD masih harus mengukur potensi penjualan, volume pasar, dan peta persaingan sebelum memutuskan.
Kei Car di Pasar yang Tak Punya Kategori Kei
Racco mengusung konsep kei car, kategori mobil mini di Jepang dengan batasan dimensi dan kapasitas mesin tertentu.
Dalam memasarkan kei car, regulasi Jepang punya syarat dan ketentuan yang ketat mulai dari dimensi, fitur keselamatan, output daya yang dikeluarkan dan juga jumlah penumpang yang umumnya maksimal untuk 4 orang.
Tantangannya, Indonesia tidak punya regulasi kei car. Racco harus bersaing di segmen mobil listrik kecil yang sudah diisi oleh BYD Atto 1, Wuling Aira ev ataupun Geely EX2. Pekerjaan rumah BYD juga perlu memastikan apakah kelak Racco tidak justru menggerus penjualan Atto 1 yang berada di segmen yang berdekatan.

Untuk saat ini, BYD belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun harga Racco di Indonesia.
Jika dibandingkan dengan Atto 1, Racco punya dimensi yang lebih pendek, lebih sempit tapi lebih tinggi. (SS)
Berikut perbandingan BYD Racco (data BYD Jepang) dan Atto 1.
Dimensi | BYD Racco | BYD Atto 1 | |||
Panjang | 3.395 mm | 3.925 mm | |||
Lebar | 1.475 mm | 1.720 mm | |||
Tinggi | 1.800 mm | 1.590 mm | |||
Wheelbase | 2.520 mm | 2.500 mm | |||
Spesifikasi | BYD Racco 300 Plus/Premium | BYD Atto 1 Premium | |||
Jenis motor | Listrik sinkron magnet permanen | Listrik sinkron magnet permanen | |||
Penggerak | Roda depan (FWD) | Roda depan (FWD) | |||
Tenaga maksimum | 47 kW (64 PS) | 55 kW (75 PS) | |||
Torsi maksimum | 160 Nm | 135 Nm | |||
Kapasitas baterai | 35,84 kWh | 38,88 kWh | |||
Jenis baterai | LFP | Blade Battery | |||
| Jarak tempuh klaim | 320 km (WLTC) | 380 km (NEDC) | |||
| Kapasitas penumpang | 4 orang | 5 orang | |||
| Bobot kendaraan | 1.220–1.230 kg | 1.280 kg | |||











