OTODRIVER - Pabrikan Jepang berlambang Tiga Berlian, Mitsubishi, kembali mempertegas komitmennya di ranah kendaraan adventure dengan memperkenalkan Mitsubishi Outlander Diamond Trail Edition untuk pameran modifikasi SEMA Show. SUV medium ini diklaim sebagai varian Outlander paling tangguh yang pernah dirilis untuk pasar Amerika Utara, sekaligus menjadi penanda dari strategi ketangguhan offroad baru Mitsubishi menyusul kemunculan generasi terbaru Mitsubishi Pajero di pasar global.
Secara visual, Outlander Diamond Trail Edition tampil lebih bold dan gagah dibanding versi standar. Grille depan dibalut aksen matte black dengan rumah lampu utama yang dipergelap (darkened headlights). Karakternya kian berotot berkat penggunaan velg alloy 18 inci berwarna hitam yang dibungkus ban all-terrain (A/T) Nexen Roadian ATX, serta ubahan pada desain bumper depan dan belakang.
Bukan sekadar kosmetik, revisi bumper ini berhasil meningkatkan approach angle kendaraan dari 18,3 derajat menjadi 20,5 derajat, sementara departure angle di bagian belakang naik dari 22,2 derajat menjadi 23,1 derajat. Opsi warna anyar Trail Green Metallic juga dihadirkan khusus untuk memanjakan calon konsumen berjiwa petualang.

Kabin Tahan Air dan S-AWC dengan Mode 'Rock'
Masuk ke dalam kabin, Mitsubishi memberikan sentuhan khusus yang fungsional. Lapisan jok kini menggunakan material kain tahan air (water-repellent trim) berwarna abu-abu gelap dengan jahitan kontras warna khaki. Mitsubishi juga menanggalkan aksen piano black yang mudah kotor, menggantikannya dengan sentuhan matte black, dark chrome, dan dark satin pada area konsol tengah.
Dari sektor performa, jantung mekanisnya masih mempertahankan mesin 4 silinder 1.5L Turbocharged yang dipadukan dengan sistem 48-volt mild-hybrid, menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi puncak 280 Nm. Namun, sektor penggerak empat roda (all-wheel drive) khas Mitsubishi, yakni Super-All Wheel Control (S-AWC), mendapatkan pembaruan signifikan.
Baca Juga: Mengenal Mitsubishi ASX VR-e, Penerus Lancer Evolution
Sistem S-AWC pada edisi ini dibekali mode berkendara baru, yaitu Rock Mode, yang bertugas mengoptimalkan traksi saat melibas medan berbatu berat secara beriringan dengan fitur Hill Descent Control. Pengemudi juga kini bisa memantau steering angle, indikator selip roda, hingga intervensi traction control secara real-time melalui layar instrumen digital. Selain itu, fitur Multi-View Camera System kini tetap dapat beroperasi hingga kecepatan 30 km/jam.

Selain versi produksi massal, Mitsubishi memboyong dua unit konsep berbasis Diamond Trail Edition ke SEMA Show. Konsep pertama mengusung gaya overland ekstrem dengan racikan suspensi lift kit 2,5 inci, velg Method Race, ban BFGoodrich All-Terrain T/A KO3, tent-top roof rack Thule, hingga LED light bar. Konsep kedua tampil lebih moderat dengan lift kit 1,5 inci dan roof rack khusus pembawa sepeda gunung. (Why)
#mitsubishi #mitsubishi-outlander #mitsubishi-outlander-diamond-trail-package #sema-show #sema #modifikasi #mobil-modifikasi #modifikasi-mitsubishi-outlander











