OTODRIVER – Meski Indonesia diserbu oleh mobil listrik asal Tiongkok, namun Toyota masih mendominasi penjualan mobil elektrifikasi di tanah air. Toyota sendiri menegaskan bahwa pihaknya masih menjadi pemimpin pasar mobil elektrifikasi.
Marketing Director bari PT Toyota Astra Motor (TAM) Jap Ernando Demily menerangkan bahwa penjualan mobil elektrifikasi Toyota terbilang besar. Terbukti pada periode Januari-Februari ini, Toyota membukukan angka wholesales sebesar 5.000 unit.

"Kalau kita fokus di xEV (kendaraan elektrifikasi), di Januari-Februari ini another good news. Karena kita wholesales-nya mencapai hampir 5.500, yang berarti meningkat. xEV-nya itu (meningkat) 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," jelasnya saat momen buka puasa bersama media di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (18/3).
Bahkan di segmen hybrid, Toyota dan Lexus pemimpin pasarnya saat ini di Indonesia.
Selain itu, Toyota juga bersyukur terhadap pemberian insentif pajak oleh pemerinah untuk mobil hybrid.
"Per 2025 ini, akhirnya pemerintah mengumumkan insentif untuk hybrid. Dan hasilnya cukup signifikan. Kita bisa lihat bahwa terjadi shifting ke model-model hybrid terutama Kijang Innova dan Yaris Cross. Jadi, kami berharap dan kami percaya inisiatif seperti ini sebenarnya akan mengakselerasi adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia," tutup Ernando.
Saat ini, Toyota dan Lexus memang memiliki lini produk mobil hybrid terbarunya di tanah air. Bahkan dua model hybridnya tersebut sudah dirakit di dalam negeri, yakni Yaris Cross dan juga Kijang Innova Zenix. (AW).