VW Revisi Target Jual EV Demi Balik Fokus Jualan Mesin Konvensional, Ini Alasannya

Penulis: Ahmad Biondi
Selasa, 11 Juni 2024 06:00 WIB
Berita - VW Revisi Target Jual EV Demi Balik Fokus Jualan Mesin Konvensional, Ini Alasannya
Bagikan ke:
Penjualan EV dianggap kurang menjanjikan, sehingga VW kembali mengembangkan mesin konvensional.

OTODRIVER – Tren otomotif dunia yang sedang mengandrungi mobil listrik, tidak semuanya mulus bisa diikuti semua pabrikan.

Bahkan banyak pabrikan yang akhirnya menunda rencananya untuk 100% menjual mobil listrik murni dalam beberapa tahun mendatang. Salah satunya pabrikan asal Jerman, yaitu Volkswagen.

Seperti dilansir Motor1, tahun lalu VW memperkirakan mobil listrik akan mencapai 80 persen dari penjualan tahunan di Eropa pada akhir dekade ini.

Namun pada kenyataannya, penerimaan yang biasa-biasa saja terhadap model ID, telah mendorong VW merevisi targetnya.

Foto - VW Revisi Target Jual EV Demi Balik Fokus Jualan Mesin Konvensional, Ini Alasannya
Penjualan ID.Buzz juga tidak sesuai harapan

Dari investasi sebesar US$ 196 miliar pada 2023 untuk kendaraan listrik mendatang, Volkswagen saat ini akan menggunakan sepertiga dari dana tersebut untuk melanjutkan pengembangan mesin konvensional.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Arno Antilitz, Chief Financial Officer dan Chief Operationg Officer VW Group. Perusahaan bermaksud untuk menghabiskan US$ 65 miliar untuk menjaga agar mesin ICE-nya tetap kompetitif.

Berbicara di sebuah acara yang diadakan oleh Reuters di Munich, CFO dan COO ini menambahkan bahwa masa depan adalah listrik, tetapi masa lalu belum berakhir. "Ini adalah yang ketiga dan akan tetap menjadi yang ketiga," jelasnya.

Selain itu, hal ini adalah perubahan besar dari rencana sebelumnya yang diumumkan pada akhir 2022 untuk membuat dan menjual hanya mobil listrik di Eropa mulai 2033. (AB)

#vw #mobil-listrik

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.