Setelah Mobil Listrik, Hyundai Siap Kembangkan Robotika dan Kemudi Otonom

Setelah Mobil Listrik, Hyundai Siap Kembangkan Robotika dan Kemudi Otonom

Setelah sukses menjual mobil listrik di beberapa Negara, kini Hyundai Motor Group pada Minggu (22/5) mengatakan akan menginvestasikan tambahan 5 miliar dollar AS ( Rp73 triliun ) di Amerika Serikat untuk robotika. Pengembangan tersebut mencakup perangkat lunak mengemudi otonom.

Hal tersebut disampaikan Hyundai Motor Group sehari setelah mengumumkan investasi dengan nilai yang hampir sama untuk membangun pabrik kendaraan listrik di AS.

Ketua Hyundai Motor Group Euisun Chung membuat pengumuman terbaru dalam pertemuannya dengan Presiden AS Joe Biden, yang berada di Seoul untuk kunjungan tiga hari.

"Hyundai Motor Group berencana untuk menginvestasikan tambahan 5 miliar dollar AS hingga 2025, yang akan memperkuat kolaborasi kami dengan perusahaan Amerika dalam beragam teknologi, seperti robotika, mobilitas udara perkotaan, mengemudi otonom, dan kecerdasan buatan," kata Chung dikutip Yonhap, Senin.


"Ini akan memungkinkan kami untuk tumbuh menjadi perusahaan yang menawarkan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik kepada pelanggan kami," tambah dia.

Melalui investasi, grup tersebut akan menyediakan produk dan solusi inovatif bagi pelanggan AS, dan berkontribusi pada upaya netralitas karbon global, kata Chung.

Pembuat mobil global telah berlomba untuk menjadi ramah lingkungan di tengah peraturan yang diperketat tentang emisi gas rumah kaca.

Adapun rincian investasi yang direncanakan, Hyundai mengatakan perusahaan belum memutuskan apakah akan berinvestasi dalam robotika melalui Boston Dynamics, Inc atau M&A.

Grup tersebut mengakuisisi perusahaan robotika yang berbasis di AS, Boston Dynamics, senilai 880 juta dollar AS pada Juni tahun lalu untuk memperkuat daya saingnya dalam solusi mobilitas masa depan. Mereka tidak memberikan rencana rinci baik untuk investasi di sektor lain.

Pengumuman itu datang sehari setelah raksasa mobil Korea Selatan itu mengatakan akan menginvestasikan 5,54 miliar dollar AS untuk membangun kendaraan listrik khusus dan pabrik pembuatan baterai mobil di negara bagian Georgia, AS untuk lebih memperkuat dorongan elektrifikasinya di pasar mobil paling penting di dunia itu.

Hyundai Motor Group berencana untuk memulai pembangunan fasilitas kendaraan listrik 300.000 unit per tahun pada Januari 2023 dan memulai produksi pada paruh pertama tahun 2025.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com