Hyundai dan KIA di Amerika Serikat Digugat Karena Mudah Dicuri

Ada sistem kemanan standar yang tidak ada di Hyundai dan KIA, hal ini dibuktikan dengan mudahnya mencuri kedua mobil lewat tantangan KIA Challange di TiktTok.
Penulis: Ahmad Biondi
Senin, 26 September 2022 10:00 WIB
Berita - Hyundai dan KIA di Amerika Serikat Digugat Karena Mudah Dicuri
Bagikan ke:

Hyundai dan Kia tengah menghadapi gugatan dari sejumlah konsumennya karena kasus pencurian dan factor keamanan yang kurang pada mobil-mobil mereka.

Kelemahan kedua brand soal keamanan bahkan viral di TikTok dan setelah itu, kasus pencurian mobil Hyundai dan Kia menjadi meningkat.

Adapun gugatan tersebut dilayangkan oleh Orange Country, California. Dalam agendanya, video TikTok menunjukkan kepada pemirsa cara menyambungkan mobil Kia menggunakan kabel USB dan obeng. Ketika video itu menjadi viral, laporan tentang kasus mobil Kia dan Hyundai yang dicuri melonjak, kata NBC Los Angeles dalam laporannya.

Dalam laporan TechCrunch disebutkan bahwa gugatan telah menuduh kendaraan Kia yang diproduksi antara 2011 hingga 2021 dan mobil Hyundai buatan 2015 hingga 2021 tidak dilengkapi keamanan kunci yang baik, dan tanpa immobilizer mesin.

Foto - Hyundai dan KIA di Amerika Serikat Digugat Karena Mudah Dicuri

Perangkat yang tampaknya penting, murah, dan sangat umum ini dimaksudkan untuk mencegah mobil pencurian mobil. Keluhan tersebut mengatakan bahwa hampir setiap pembuat mobil selama 20 tahun terakhir telah menggunakannya, namun Kia dan Hyundai tidak.

Kia dan Hyundai menolak untuk mengomentari litigasi yang tertunda tetapi mengatakan bahwa immobilizer menjadi standar pada kendaraan mereka setelah 1 November 2021.

Sejak "Kia Challenge" mulai muncul di TikTok dan kemudian YouTube pada bulan Juli, polisi di beberapa kota telah melaporkan beberapa statistik pencurian mobil yang serius.

Di St. Petersburg, Florida, lebih dari sepertiga dari semua pencurian mobil dapat dikaitkan dengan tantangan tersebut, menurut laporan CNBC.

Di Chicago, jumlah itu mencapai 77 persen, yang merupakan peningkatan 767 persen dalam pencurian mobil Kia dan Hyundai, menurut penasihat komunitas dari Departemen Kepolisian Chicago yang menghubungkan pencurian dengan tantangan TikTok.

Gugatan tersebut mengklaim bahwa Kia dan Hyundai sebenarnya telah mengetahui kemanjuran pengamanan dengan engine immobilizers, namun memutuskan untuk tidak menggunakannya.

Selain itu, gugatan tersebut menuduh bahwa pembuat mobil tidak berusaha bahkan memperingatkan pelanggan tentang risiko pencurian oleh anak muda yang mencari kredibilitas jalanan di media sosial.

"Dengan peningkatan besar-besaran dalam publisitas cacat, tidak mungkin pencurian akan berhenti tanpa intervensi aktif oleh Kia atau Hyundai," bunyi gugatan itu.

#hyundai #kia

Bagikan ke:

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.