Suplai Komponen Bermasalah, Pabrik Toyota Thailand Berhenti Produksi

Suplai Komponen Bermasalah, Pabrik Toyota Thailand Berhenti Produksi

Dunia otomotif tengah dibuat pening dengan hadirnya banyak permasalahan terkait produksi. Salah satunya dialami pabrikan asal Jepang, Toyota yang dikabarkan menghentikan produksi mereka di Thailand.

Dari laman Reuters, disebutkan Toyota menutup sementara tiga pabrik mereka di Thailand karena adanya krisis komponen. Penyebabnya banyak pasokan komponen yang tak tersedia karena adanya pandemi virus corona.

Toyota Motors Thailand menghentikan produksi di pabrik Ban Pho mulai Kamis (22/7) juga di Samrong dan Gateway pada Rabu sehari sebelumnya. Dengan penghentian produksi ini, potensi kerugian yang dialami Toyota cukup besar.

Pasalnya dalam setahun ketiga pabrik ini mampu menghasilkan 550.000 unit mobil. Termasuk sederet mobil yang dijual di Indonesia, seperti Hilux dan Corolla Altis.

Belum ada pengumuman resmi mengenai kapan penghentian operasional ini akan berakhir. "Operasional produksi untuk minggu depan akan ditentukan pada pengumuman selanjutnya," tulis pihak Toyota dalam pernyataan resminya.

Mengenai pengaruhnya di pasar Indonesia, sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan dari pihat PT Toyota Astra Motor mengenai kondisi tersebut.

Namun dikonfirmasi dari tenaga penjual di dealer resmi Toyota, antrian inden juga dialami mobil dari Thailand seperti Toyota Hilux double cabin.

 

Baca Juga

     
    Rekomendasi

    Bus-truck.id

      Otorider.com