Happy Birthday Land Cruiser, Dari Sinilah Legenda Itu Berawal

Happy Birthday Land Cruiser, Dari Sinilah Legenda Itu Berawal

Tahun ini Toyota Land Cruiser genap berusia 70 tahun. Produk kebanggaan Three Ovale ini tak hanya mampu mempertahankan posisinya sebagai SUV paling berpengaruh, namun juga mampu menunjukkan sebagai emblem nama paling lama diproduksi di dunia. Setidaknya setelah Chevrolet Suburban yang hadir 13 tahun sebelumnya.

Proses kelahiran Land Cruiser sendiri tak bisa dipisahkan dengan kebutuhan militer Tentara Kekaisaran Jepang pada perang dunia II.

Saat Jepang berhasil menduduki Filipina pada 1941, mereka menemukan kendaraan 4x4 Jeep GP Bantam dan segera mengirimnya ke Jepang. Otoritas Jepang saat itu memerintahkan Toyota untuk membuat kendaraan 4x4 ringan berdasarkan hasil reverse engineering dari Jeep.

Nampaknya hasil ‘tembakan’ Jeep ini tidak terlalu persis dengan yang contohnya. Toyota melalukan berbagai penyesuaian dengan semua sumber yang mereka miliki. Sasis, mesin, gardan dan beberapa part lainnya diambil dari truk berukuran 1/2 ton, beberapa bagian lainnya diambil dari kendaraan pengintai Kurogane Type 95.

Muncullah prototipe Model AK10 pada 1942 dengan tampilan desain dan teknologi yang sederhana. Mobil ini ditenagai oleh mesin tipe C, 4 silinder 2.259 cc milik Toyota Model AE.

Prototipe AK10

Sayangnya pengembangan Model AK10 ini tak terlalu banyak diketahui. Kekalahan Jepang pada Perang Dunia II menyebabkan produk ini tertunda sampai lini produksi.

Gayung bersambut, kisah 4x4 Toyota ini kembali bergulir setelah meletus perang Korea pada 1950. Angin segar justru datang dari pemerintah AS yang memesan 100 kendaraan dengan kemampuan tempur seperti sebuah Willys.

Prototipe berkode BJ pun dikembangkan pada Januari 1951. Untuk menyingkat waktu, Toyota menggunakan resep yang digunakan pada AK10 yang syarat dengan unsur-unsur yang digunakan pada truk ringan Toyota.

Mesin Type B, 6 silinder inline 3.386 cc pun menggantikan peran mesin  bawaan prototipe. Sekilas informasi, mesin OHV ini merupakan mesin yang dibuat berdasarkan lisensi dari Chevrolet, tepatnya dari mesin kode Chevrolet 207 yang digunakan oleh Chevy Suburban.

Mesin yang sudah dibikin Toyota sejak sebelum Perang Dunia II ini meletus didisain ulang dengan menggantikan satuan ukurannya dari inci menjadi ukuran metrik. Hasilnya ‘Jeep’ Toyota berkode BJ ini pun lebih kokoh, bongsor dan juga bertenaga dari Jeep Amerika. Namun SUV ‘kemarin sore’ ini tidak memiliki opsi rasio gir rendah pada tranfercasenya. Ia hanya mengandalkan rasio gir besar pada transmisi saat dicolok ke posisi gigi pertama.

Toyota Jeep BJ, Pengguna nama Land Cruiser yang pertama

Pengujian Toyota BJ pun dilakukan pada Juli 1951 dengan mendaki gunung Fuji. Pengetesan ini dilakukan oleh Ichiro Taira yang mampu membawanya hingga tahap ke enam Fujiyama dan menjadikannya sebagai kendaraan pertama yang berhasil mencapai ketinggian tersebut.

Pengetesan tersebut diawasi oleh  National Police Agency (NPA) Jepang dan membuat mereka terkesan. NPA pun menyusul memesan 289 unit kendaraan ini untuk dijadikan mobil patroli mereka.

Kembali pada 100 pesanan pertama dari AS. Beberapa sumber mengatakan bahwa BJ Jeep ini diterjunkan untuk keperluan AS di Korea saat itu. Sayang tidak ditemukan dokumentasi mengenai hal itu dan konon mobilnya pun memiliki posisi stir di sebelah kiri.

Selanjutnya, produksi dalam volume besar  mulai dilakukan pada 1953, tepatnya di Honsya (perakitan sasis). Proses perakitan bodi hingga finising dilakukan di fasilitas Arakawa Bankin Kogyo yang kemudian dikenal sebagai Araco.

Nama Land Cruiser baru muncul pada 1954 sebagai dampak dari klaim pelanggaran merek dagang Willys Company, sang pembuat brand Jeep. Direktur Teknologi Hanji Umehara meresponsnya dengan mengganti nama kendaraan tersebut menjadi "Land Cruiser."

Menurut Umehara, penggunaan nama Land Cruiser ini untuk menyaingi Land Rover dari Inggris. Walau demikian, sebenarnya nama Land Cruiser sendiri bukan suatu hal yang benar-benar orisinal. Nama ini sebelumnya pernah digunakan oleh Studebaker  Land Cruiser dari tahun 1934 hingga 1954.

FJ25, model yang membesarkan nama Land Cruiser 

Setahun setelah penamaan Land Cruiser, Toyota memperkenalkan generasi kedua dari mobil ini. Model anyar ini mengalami perubahan besar dalam desainnya dan juga menggunakan mesin 6 silinder baru yang lebih bertenaga.

Mesin berkode F, 6 silinder inline 3.878 cc disematkan. Dan mesin ini pun dikembangkan dengan mengambil lisensi dari Chevrolet dari era Stovebolt yang kemudian ditingkatkan kinerjanya. Model ini diberi nama FJ25 alias 20 Series.

Dari kode mesin F inilah kemudian muncul nomenclature FJ yang melegenda hingga sekarang.

Selamat Ulang Tahun Land Cruiser. 

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com