GIIAS 2021, Geliat Kembali Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2021, Geliat Kembali Industri Otomotif Indonesia

Tahun 2020 hingga 2021, merupakan tahun yang cukup berat bagi industri otomotif dunia, termasuk Indonesia. Pandemi Covid-19 berhasil meluluhlantakkan industri otomotif secara global dan merontokkan angka penjualan hingga titik nadir.

Salah satu upaya pemerintah adalah dengan menghapus pajak PPnBM untuk mobil-mobil yang memenuhi ketentuan. Langkah ini memicu respons masyarakat untuk kembali membeli mobil. Kebijakan pemerintah ini terbukti mampu mendongkrak kembali kondisi industri otomotif tanah air yang tengah babak belur.

Gaikindo International Indonesia Auto Show 2021 (GIIAS) dapat dikatakan sebagai ‘media test drive’ dilakukannya pameran otomotif besar paska gelombang kedua pandemi yang menghantam Juli hingga Agustus silam.

Pameran yang digelar dari 11 hingga 21 November 2021 ini nampaknya mampu memompa animo masyarakat sekaligus menjadi lonceng menggeliat kembali industri otomotif di tanah air.

Walau pun belum bisa tampil maksimal lantaran harus berkompromi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, namun pameran ini mampu menarik 293.252 pengunjung. Jumlah ini memang mengecil jika dibandingkan dengan pameran sebelumnya yang digelar 2019 yakni 472.956 pengunjung.

Dari laporan resmi dari Gaikindo, sejumlah brand yang melakukan debut offline ke masyarakat nampak sumringah dengan jumlah SPK yang diterimanya. Sebagai contoh Toyota Avanza-Veloz  1.534 unit atau Mitsubishi Xpander-Xpander Cross yang mencatatkan 85% dari 2.623 unit Mitsubishi yang mencetakkan SPK atau 2.229 unit.

Kendati pihak Gaikindo masih belum membuka angka transaksi selama pameran berlangsung, namun Astra Financial & Logistic yang didukung oleh tujuh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di bawah naungannya memberikan laporannya. Lembaga pembiayaan tersebut berhasil melampaui target dengan total nilai transaksi yakni Rp 800 milyar dan membukukan angka  lebih dari Rp830 miliar. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan penyelenggaraan GIIAS 2019.

Walau kondisi belum betul-betul normal, akan tetapi setidaknya GIIAS 2021 dapat dijadikan tolok ukur bahwa industri otomotif dalam negeri telah mengeliat. 

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com