Toyota Lewati Jalan Berliku Masuki Pasar Indonesia

Toyota Lewati Jalan Berliku Masuki Pasar Indonesia

Toyota dikenal sebagai pemain terbesar di sektor otomotif nasional. Namun untuk mencapai posisi saat ini, Toyota Indonesia harus mengalami perjalanan berliku dan penuh dengan tantangan.

SebeIum era 60-an keberadaannya cukup sulit ditemukan. Beberapa ‘remah sejarah’ berhasil ditemukan. Secara garis besar mobil-mobil Toyota pertama kali di Indonesia datang dari importir negeri tetangga atau sebagai berupa kendaraan bantuan.

Berdasar data yang berhasil ditemukan, Toyota tertua di Indonesia adalah Land Cruiser FJ25 lansiran tahun 1958 yang ditemukan dari belantara Kalimantan kurang lebih satu dekade silam. Berdasarkan akta yang ada mobil ini masuk melalui importir Toyota North Borneo. Saat ini SUV ini masih dalam proses restorasi di Bekasi, Jawa Barat.

Mobil dari jenis yang sama dengan akta 1959 berhasil ditemukan di Wilayah Nusa Tenggara Timur. Land Cruiser yang dulu digunakan para pendeta dan misionaris di wilayah ini saat ini sudah berhasil direstorasi dan berada di salah satu kolektor mobil di Indonesia.

Selanjutnya menurut James Luhulima dalam Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini (2012), terdapat 100 unit Land Cruiser beratap kanvas yang dibeli oleh Kementerian Transmigrasi dan Pembangunan Masyarakat Desa pada 1961 yang disebar ke berbagai daerah.

Pada 1961 juga Toyota mencatat sejarah lainnya, untuk pertama kalinya brand ini masuk secara resmi dan diimpor oleh AH Budi pendiri Nasmoco Group. Tujuh unit Toyota Tiara yang diimpor dari Toyota Toyoped Thailand dan dikirim dalam bentuk semi knockdown dari Singapura. Mobil yang dipesan oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Tengah tersebut dirakit di sebuah garasi rumah di Semarang.

Nama Jusuf Kalla, pemilik NV Hadji Kalla Trading Co punya kisah dalam kehadiran Toyota di Tanah air. Pada 1968, Jusuf Kalla melayangkan surat ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta mengenai tata cara impor mobil Toyota. Rencana Kalla untuk mendatangkan Toyota ini bersambut dengan tangan terbuka dan proses impor pun dilakukan dengan melibatkan Toyota Tsusho, sebagai perwakilan Toyota Motor Sales (TMS) di Indonesia. Toyota Tsusho ini baru eksis di Indonesia pada pertengahan tahun 60-an.

Di sisi lain paska peristiwa G30S-PKI, situasi politik ekonomi Indonesia kian membaik. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Toyota, situasi dan kondisi di Indonesia cocok dilakukan investasi bahkan mendirikan perakitan lokal.

Kerjasama Toyota Motor Corporation, Toyota Motor Sales dan Astra International (AI) mendirikan PT Toyota Astra Motor/TAM (kini menjadi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan PT Toyota Astra Motor) pada 12 April 1971 sebagai perusahaan joint venture (Toyota 49% dan AI 51%). Selanjutnya akta pengesahan terjadi pada 15 Desember 1971 di mana pemerintah Indonesia menyetujui PT TAM sebagai importer sekaligus memegang lisensi keagenan (ATPM).

Land Cruiser FJ40, Crown,Hi-Ace Commuter, Corona dan Truk Toyota DA 110 diketahui sebagai produk awal Toyota yang mulai dijajakan di bawah bendera PT TAM.

Foto: Istimewa

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 

Bagikan

Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com