Konsekuensi Banyak Pabrik 'Lockdown" di Eropa

Konsekuensi Banyak Pabrik 'Lockdown" di Eropa

Tidak hanya berdampak pada industri otomotif di Asia, pandemi Covid-19 yang juga menghantam benua Eropa turut mempengaruhi penjualan roda empat mereka.

Beberapa pembuat mobil di Eropa, bahkan menyatakan bakal menghentikan produksinya untuk sementara waktu, seperti PSA Group, Fiat Chrysler, Peugeot, dan Volkswagen.

Seperti dilansir Reuters, PSA akan menutup pabriknya yang ada di Eropa, hingga 27 Maret karena penyebaran wabah virus Corona. "Ketua Dewan Eksekutif dan Anggota memutuskan untuk menutup produksi," tulis PSA Group.

Sementara pabrikan lainnya seperti Fiat Chrysler, Peugeot, dan Volkswagen juga memangkas produksi di Eropa. Selain itu, perwakilan para pekerja di italia, Prancis, Belgia, Spanyol, dan Jerman juga telah menuntut kontrol yang lebih ketat, terkait kebersihan, desinfeksi, dan isolasi bagi karyawan yang bekerja di jalur produksi di Eropa.

Sedangkan Audi, salah satu merek premium di bawah bendera Volkswagen juga tengah berjuang untuk menjaga produksinya agar tetap berjalan di Brussel, karena beberapa pekerja telah menolak bekerja karena terkait penyebaran virus Covid-19.

"Topik tentang bagaimana melindungi karyawan sekarang menjadi diskusi antara manajemen dan serikat pekerja," tulis pembuat mobil tersebut.

Sedangkan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) menghentikan produksi selama dua pekan di sebagian besar pabriknya di Eropa, untuk membantu melindungi staf dan menyesuaikan diri dengan penurunan permintaan.

Sebagian layanan telah tutup dari beberapa hari yang lalu, termasuk dealer mobil. Diperkirakan bulan Maret maka konsekuensinya akan terjadi penurunan penjualan yang paling besar. Bahkan secara global, pasar mobil akan mengalami penurunan 4% tahun ini.

 
 
Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com