Komunitas Chevrolet Tetap Aktif Meski GM Akan Stop Jualan

Komunitas Chevrolet Tetap Aktif Meski GM Akan Stop Jualan

Rencana GM untuk menghentikan kegiatan penjualannya di tanah air tidak menyurutkan konsumen Chevrolet untuk tetap menggelar kegiatan bersama. Di penghujung tahun 2019 lalu, setidaknya ada dua komunitas Chevrolet yang menggelar kegiatan kolektif.

Komunitas Trailblazer Indonesia (TBZI) menggelar perjalanan sepanjang pekan pegantian taun dalam acara bertajuk 'Touring Family Gathering Lintas Jawa menuju Bali'. Sesuai tajuk acara, ini adalah kegiatan memperkuat tali silaturahmi antar anggota lewat ajang jalan-jalan bersama.

(Stop Jualan Mobil Baru di Indonesia, Chevrolet Bekas Malah Diburu)

Berlangsung dari tanggal 26 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020, perjalanan mengambil rute Jakarta, Probolinggo, Banyuwangi, Bali, Malang dan kembali lagi ke ibu kota. Total 50 mobil dengan 200 perserta berpartisipasi dalam acara yang menjadi agenda rutin ini.

“Kegiatan touring merupakan salah satu acara rutin yang dilakukan oleh komunitas kami untuk menyalurkan rasa kecintaan kami terhadap otomotif, mempererat tali silaturahmi dan bertukar pengalaman” ungkap Budi Harnata, salah satu anggota TBZI.

Foto: GM Indonesia

Tidak mau ketinggalan, seluruh komunitas pecinta kendaraan Chevrolet yang tergabung dalam Brotherhood of Chevy Opel Lovers (Brocoolers) atau disebut juga Chevy Lovers, juga sempat menyelenggarakan family gathering. Acara yang dilangsungkan pada 20 Desember 2019 ini turut dihadiri oleh puluhan anggota perwakilan komunitas.

Sementara itu Customer Care and Aftersales Director General Motors (GM) Indonesia, Dadan Ramadhani menyambut baik inisiatif dan ragam aktivitas kegiatan komsumennya. “Keamanan dan kenyamanan adalah hal yang paling penting selama berkendara, terlebih lagi saat touring dan harus berkendara cukup jauh."

"Oleh karena itu, GM Indonesia tetap berkomitmen untuk terus menyediakan suku cadang asli untuk semua jenis kendaraan Chevrolet di Indonesia baik model lama maupun model terbaru," tambahnya.

Lebih lanjut Dadan menjelaskan bahwa layanan purna jual seperti perawatan, perbaikan, ataupun layanan ketersediaan suku cadang akan terus dijamin, meski mereka memastikan akan berhenti jualan di Indonesia.

Dia menerangkan, setidaknya sudah ada fasilitas warehouse yang lengkap dengan kapasitas yang memadai, yang saat ini menampung lebih dari 14.000 item parts atau part numbers bagi seluruh model kendaraan Chevrolet. GM Indonesia juga masih menyediakan 28 mitra dan lebih dari 300 parts shop atau toko spare parts yang tersebar di seluruh Indonesia.

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com