Kata Toyota Terkait Penjualan Mobil di Indonesia yang Melorot

Kata Toyota Terkait Penjualan Mobil di Indonesia yang Melorot

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan periode November 2019. Dari data tersebut tercatat penjualan mobil di Indonesia melorot jika dibandingkan bulan sebelumnya. Penjualan juga lebih sedikit jika ditotalkan Januari-November 2019 dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut juga diakui oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek Toyota di Indonesia. Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy mengatakan, melorotnya penjualan pada tahun ini bukan semata-mata terjadi tanpa alasan.

"Selama 2019 memang market otomotif sendiri mengalami penurunan ya. Sampai November year to date, memang market (2019) turun dibanding 2018. Faktor penyebab mulai dari isu politik atau Pemilu dan juga faktor ekonomi, khususnya impact ekonomi global," ujarnya saat dihubungi OtoDriver, Selasa lalu (7/1).

 

Meski demikian Anton menyebut bahwa penjualan Toyota di Indonesia dirasa masih baik. Hal tersebut terbukti dengan naiknya market share TAM pada periode Januari-November 2019 meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu.  

Kami bersyukur Toyota masih diterima baik di pasar sehingga market share Toyota bisa meningkat di tahun 2019. Market share toyota 2019 year to date November sekitar 32 persen, sedangkan 2018 sekitar 31 persen," sebutnya.

Namun lanjut Anton mengatakan, bahwa perhitungan penjualan mobil pada 2019 masih kurang lengkap, karena data penjualan mobil baru sampai November, sedangkan data penjualan Desember belum keluar. Untuk mengetahui hasil akhirnya harus menunggu keseluruhan data Januari-Desember 2019.

"Iya untuk bicara full year baiknya menunggu total market. Angka resmi penjualan Desember saya lagi nunggu angka finalnya. Total market Desember ini angkanya belum ada," lanjutnya.

Pada periode November 2019 tersebut berdasarkan data Gaikindo tercatat penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) mencapai angka 90.798 unit. Sedangkan bulan sebelumnya lebih banyak, yakni 95.986 unit. Jika ditotalkan dari Januari-November 2019, angka wholesales-nya tak mencapai 1 juta unit. Lebih tepatnya adalah 940.362 unit. Angka tersebut turun jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018 yang sebanyak 1.060.462 unit.

Adapun penjualan retail selama Januari-November 2019, mencapai 940.010 unit. Turun 9,9 persen dibanding tahun sebelumnya yang berhasil mencapai 1.043.161 unit.
 

Simak Video : VIDEO: C-HR Hybrid Tembus 28 KM/Liter

 
 
Rekomendasi

Bus-truck.id

    Otorider.com