BUS-TRUCK - Era elektrifikasi di dunia transportasi logistik terus menggeliat, makin banyak operator yang menjatuhkan pilihan ke kendaraan non fosil. Salah satunya Toyota Tsusho Indonesia yang mulai melakukan uji coba kendaraan berjenis Heavy Duty Electric Vehicle.
Uji Coba ini dimulai pekan ini (23/02) di Toyota Tsusho Logistic Center, Cikarang, Jawa Barat. Pengujian akan melalui jalur yang biasa dilewati oleh barisan kendaraan logistik yaitu dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Toyota Tsusho Logistic Center di Cikarang.
Muatannya berupa barang ekspor maupun impor dengan kapasitas muatan yang beragam.
Sepanjang periode uji coba, pihak Kalista, selaku peyedia armada, dan Toyota Tsusho Indonesia akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memvalidasi performa truk kontainer tenaga listrik itu. Detailnya seperti; jarak tempuh, kapasitas angkut, perilaku pengemudi dan efisiensi pengisian daya.
Parameter performa yang akan dicermati yaitu; konsumsi energi, efisiensi biaya, keandalan teknis, serta dukungan perawatan.
Parameter Lingkungan berupa pengurangan emisi karbon yang dihasilkan juga jadi satu bagian uji coba itu.
Direktur Toyota Tsusho Indonesia, Aldriani Meliala, menyatakan dalam keterangan resminya, uji coba ini menjadi langkah nyata bersama Kalista untuk membuktikan bahwa truk kontainer EV dapat diimplementasikan secara efektif dalam operasional logistik harian.
Baca juga: JAC Panaskan Persaingan Kendaraan Niaga Bertenaga Listrik, Lihat Tiga Model Anyar Mereka
Baca juga: Foton eMiler, Truk Ringan Bertenaga Listrik Dengan Harga Paling Murah
Kalista juga menyediakan beragam bus tenaga listrik utuk pasar Indonesia (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Uji coba ini juga mendorong inovasi dan keterlibatan di sektor logistik menuju masa depan yang berkelanjutan dalam upaya mengurangi emisi Scope 3.
Adapun unit yang digunakan dalam uji coba ini adalah Beiben V3 Tractor Head 6x4, memiliki kapasitas baterai 423 kWh dengan jarak tempuh sampai dengan 200 kilometer.
Pada pemakaian 80 persen dengan daya angkut hingga 100 ton yang juga merupakan kolaborasi dengan Nusatama, salah satu distributor kendaraan khusus untuk industri berat.
Dalam uji coba ini, truk kontainer EV akan melakukan satu kali pengisian daya di antara perjalanan menuju lokasi tujuan di fasilitas DC charger dengan kapasitas 320 kWh milik Nusatama, yang berlokasi di depot Nusatama, Narogong, Bekasi, Jawa Barat.
Direktur Utama Kalista, Albert Aulia Ilyas, menambahkan bahwa kolaborasi dalam uji coba kali ini jadi langkah strategis untuk mempercepat implementasi truk kontainer tenaga listrik di sektor logistik.
Program uji coba ini merupakan salah satu solusi end-to-end untuk memungkinkan customer melakukan penilaian menyeluruh atas implementasi unit di rute operasional nyata. (EW)
Kalista juga menyediakan ragam peranti isi ulang daya untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik nasional. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)










