3 Hal ini Bisa Kurangi Potensi Bahaya Dari Blind Spot

3 Hal ini Bisa Kurangi Potensi Bahaya Dari Blind Spot

Pernah dengar blind spot? Ini adalah area di kaca spion baik kiri, kanan maupun tengah yang tak bisa dijangkau pandangan mata pengemudi. Selain di kaca spion, area di luar mobil yang terhalang oleh pilar A juga menjadi blind spot.

Blind spot atau juga bisa disebut titik buta tentu punya potensi berbahaya bagi keselamatan mengemudi. Kecelakaan bisa bisa saja terjadi karena pengemudi tidak dapat memantau secara jelas kendaraan atau objek lain pada area yang terhalang pilar A ataupun kaca spion.

 

"Blind Spot merupakan penyebab dominan kecelakaan fatal di Indonesia, hal ini terjadi dikarenakan pengendara tidak dapat melihat dengan jelas kendaraan lain pada beberapa sisi kendaraan, dibutuhkan perhatian dan focus yang lebih untuk menghindari keadaan ini,” jelas Budi Mahendra, Executive Coordinator CSVC Division PT Astra Daihatsu Motor.

Seringnya terjadi kecelakaan di jalan raya, menurut Budi, dikarenakan pandangan kurang aman pada sisi kanan dan kiri mobil, ketika mendahului atau mengambil jalur lain di jalan raya. Blind spot pun jadi sangat berbahaya, khususnya ketika berkendara di daerah ramai atau jalur bebas hambatan.

 

Namun dalam kesempatan Daihatsu Club Auto Clinic 2018 (2/11), Budi memberi tips untuk mensiasati blind spot dan meningkatkan keselamatan mengemudi. Setidaknya ada tiga hal yang harus Anda ketahui.

1. Posisikan kaca spion mobil semaksimal mungkin sejajar dengan bodi kendaraan dan fokuskan ke luar dari kendaraan.

2. Menggunakan spion standar pabrikan, karena sudah didesain khusus dan teruji.

3. Ketika akan mendahului kendaraan lain, gunakan lampu sein, perhatikan spion dan wajib untuk memastikan sisi tersebut aman dari adanya blind spot.

 
Daftarkan diri Anda untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai mobil.
 
 

Bagikan

Rekomendasi

CarReview.id

    Otorider.com