Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Tak Harus Semua Ganti Ban Baru, Bisa Sebagian Tapi Harus Lihat Syaratnya

Idealnya ganti ban itu adalah lengkap satu set, namun karena berbagai faktor, penggantian ban hanya bisa dilakukan secara parsial alias sebagian. Namun demikian ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Tips
Jumat, 24 Januari 2025 17:20 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Ganti ban mobil. Foto: Otodriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Idealnya ganti ban itu adalah lengkap satu set, namun karena berbagai faktor, penggantian ban hanya bisa dilakukan secara parsial alias sebagian. Namun demikian ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

“Sebaiknya penggantian ban minimal ½ set alias sepasang ban, tapi untuk pemasangannya sangat disarankan dipasang pada posisi depan,” tutur Ari Hartono dari Artoteko Ban yang bermarkas di bilangan Radin Inten, Jakarta Timur. 

“Roda depan harus diprioritaskan lantaran roda bagian ini memegang kendali atas mobil. Jadi harus didahulukan dibanding belakang,” sambungnya. Ari mengatakan bahwa bila ganti ban baru dipastikan tingkat ketebalannya sama. Sedangkan untuk ban copotan (seken) harus dipastikan kondisinya sama, seimbang antara kedua ban tersebut. 

Bisa ganti hanya 1 ban saja tapi ada syaratnya. Foto:Otodriver 

“Penggantian ½ set ini brand, jenis ban dan ukuran harus sama,” tegasnya. 

BACA JUGA

Selanjutnya pria berdarah Jawa ini menambahkan bahwa apabila penggantian ban hanya untuk satu (1pc) ban saja, maka posisinya harus di belakang.

“Roda depan butuh kondisi ban yang imbang antara kiri dan kanan, jadi apabila hanya ada 1 ban yang harus diganti, maka posisi ban baru itu ada di belakang . Apabila dipasang di depan kemungkinan akan ada ketidak seimbangan antara ban kanan dan kini. Hal ini memicu stir akan narik sebelah,” lanjutnya. Ari mengatakan bahwa penggantian ban 1 pcs ini memang kurang wajar, namun sering ditemui. “Umumnya ban yang diganti ada kerusakan seperti robek atau benjol setelah menghajar lobang,” imbuh pengguna Daihatsu Taft GT ini. (SS)


Tags Terkait :
Ban Ganti Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota GR Yaris ‘Sebastien Ogier’, Varian Paling Sangar?

Spesifikasinya nyaris memindahkan apa adanya dari versi reli ke versi jalan raya

1 hari yang lalu


Tips
Perhatikan Selalu Tekanan Ban Agar Perjalanan Selamat

Ada tiga tindakan mudah untuk pantau kondisi ban selama di perjalanan liburan

1 hari yang lalu


Tips
Pengecekan Ban Saat Kondisi Hujan, Ini Langkah Mudahnya

Berkendara di saat hujan akan lebih beresiko tinggi, ketahui kondisi ban mobil Anda.

3 bulan yang lalu


Tips
Kaki-Kaki Mobil Bermasalah? Jangan Buru-Buru Ganti Cek, Pakai Alat Ini Dulu

Tak selalu mobil lama, kendaraan yang relatif baru pun bisa mengalami masalah di bagian kaki-kakinya. Hal ini kerap dipengaruhi cara penggunaan kasar atau sering melibas jalan jelek.

5 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Ini Daftar Halte Transjakarta Yang Ada Mushalla

Agar penumpang lebih nyaman selama bulan Ramadhan.

3 jam yang lalu


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

6 jam yang lalu


Berita
Genesis Kembali Ke Indonesia, Ini Bocorannya

Genesis siap kembali bersaing. Tawarkan model-model mewah asal Korea Selatan lansiran terbaru.

7 jam yang lalu


Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

11 jam yang lalu


Berita
e-Vitara Dijual Rp 758 juta Di Indonesia, Di India Hanya Rp 204 jutaan

Suzuki e-Vitara resmi meluncur di Indonesia.

14 jam yang lalu