Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Ban Cadangan Mobil Berjenis Space Saver, Begini Cara Pakainya

Ban cadangan atau ban serep mobil ada yang berjenis space saver, nah dalam pengunaannya tidak boleh asal
Tips
Kamis, 10 Agustus 2023 12:00 WIB
Penulis : Nabiel Giebran El Ri


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ban cadangan atau ban serep mobil ada yang berjenis space saver.

Tujuan utama dari penggunaan ban cadangan ini adalah untuk menghemat ruang bagasi.

Agar dapat menghemat ruang, ban cadangan tipe ini menggunakan ukuran ban dan pelek yang berbeda dengan keempat ban lainnya yang terpasang di mobil.

Ban cadangan tipe ini tidak masuk dalam siklus rotasi ban.

BACA JUGA

Ia hanya menjadi pengganti sementara ketika ban mobil sedang kempis atau terjadi pecah di saat perjalanan.

"Ban cadangan space saver ini hanya boleh dipakai ketika darurat saja dan tidak boleh digunakan secara terus menerus,” ucap Surya, pengelola Toko Putra Jaya Ban, Cibinong.

Jadi ban ini hanya digunakan untuk membawa mobil ke bengkel terdekat untuk melakukan perbaikan atau penggantian ban dengan ukuran yang sesuai,

Selain terbatas masa penggunaannya, saat mengemudikan mobil dengan ban ini jika tidak boleh asal.

“Saat berkendara menggunakan ban space saver ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan, jangan lebih dari kecepatan 80 km/jam," tutup Surya.

Untuk mengingatkan para pengemudi, biasanya pada pelek ban space saver ini sudah tertera kecepatan maksimal yang diizinkan ketika melaju biasanya 50 hingga 80 km/jam.

Hal lain yang harus diperhatikan juga saat mobil kalian memakai ban serep tipe ini adalah, pastikan tekanan angin sesuai dengan yang direkomen­dasikan.

Ini karena biasanya tekanan angin dibuat sangat tinggi dibanding keempat ban lainnya, bisa sampai 60 psi. (NG)


Tags Terkait :
Ban Cadangan Ban Space Saver Ban Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ucapkan Selamat Tinggal Pada Ban Serep 'Konde'

Dulu sempat menjadi tren, kini perlahan-lahan mulai ditinggalkan.

7 tahun yang lalu


Berita
Ban Serep 'Konde' Menghilang, Apa Kekurangan dan Kelebihannya?

Simak pendapat seorang jawara off road Indonesia mengenai tren hilangnya ban serep model 'konde' berikut ini.

7 tahun yang lalu


Berita
GIIAS 2017: Toyota Rush Tanpa Ban Serep Goda Pengunjung

Berbasis TRD Sportivo, Toyota Rush dimodifikasi tanpa ban serep yang menempel di pintu belakang.

8 tahun yang lalu


Berita
Mengenal Sejarah Honda CR-V, Dari Gen 1 Hingga Gen 6

Termasuk SUV ‘mahal’ di setiap generasinya tapi punya fans fanatik yang kuat

4 minggu yang lalu


Terkini

Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

1 jam yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

6 jam yang lalu


Berita
Tantang Hilux Dan Triton, GWM Serius Pelajari Pasar Pikap Indonesia

Rencana GWM bawa pikap rival Hilux Triton ke Indonesia: CEO ungkap studi pasar dan opsi mesin diesel 2.000 cc serta 2.400 cc.

6 jam yang lalu


Berita
Penjualan Chery Bagus Di Tangsel, Chery Buka Satu Dealer Eksklusif Lagi

Chery Indonesia relokasi dealer Chery Arta Serpong baru ke Pondok Jagung, Tangerang Selatan. Fasilitas 3S terintegrasi tingkatkan layanan sales, service, dan spare parts.

7 jam yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

8 jam yang lalu