Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Jangan Abai Dengan Jadwal Penggantian Oli Pada Transmisi Manual

Lebih baik sering ganti oli dari pada sudah terlambat dan harus melakukan perbaikan girboks.
Tips
Senin, 26 Desember 2022 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Saat ini transmisi manual memang semakin tergerus dominasinya oleh transmisi ‘two pedal’ alias otomatis. Namun di sisi lain, jenis transmisi ini masih digunakan secara luas dan dihandalkan.

Seperti halnya mesin, oli transmisi juga memiliki peran penting dalam mengoptimalkan kinerja sistem perpindahan gigi. Namun, tak sedikit pemilik mobil manual yang justru abai dalam perawatannya dengan melakukan servis dan penggantian oli secara berkala. 

"Anjuran demikian sebenarnya dapat dilihat langsung dari buku panduan pemilik. Umumnya, mobil manual disarankan mengganti oli transmisi setiap 40.000 km," buka Brahma Putra Mahayana, Technical Specialist PT Pertamina Lubricants (PTPL).

Namun ia menambahkan bahwa terkadang hitungan durasi ini tidak berlaku mutlak. Waktu penggantian biasanya bisa dipercepat, hal ini tergantung dengan tugas yang ditopang mobil tersebut, semisal mobil yang sering digunakan dalam perjalanan jauh, kecepatan tinggi atau bekerja keras di medan yang berat. “Penggantian oli transmisi ini bisa dipercepat di 20.000 km atau 25.000 km,” ungkap Brahma.

BACA JUGA

Namun perlu dicatat, kondisi di atas adalah untuk mobil yang kondisi transmisinya cukup baik. Dan tidak berlaku pada kondisi transmisi yang sudah kurang baik atau punya kebocoran.

“Harusnya memang cukup diperhatikan kondisi transmisinya, bahkan untuk transmisi yang sudah alami kebocoran kemungkinan tercampur dengan air jadi lebih besar,” terang Ade Rahmat dari ARP Motorsport. “Jadi jika memang sudah kondisinya girboksnya tak lagi prima, sangat disarankan untuk melakukan penggantian oli lebih sering,” sambung pria yang telah malang melintang di dunia balap ini.

Lalu seperti apakah indikasi transmisi manual yang sudah tidak lagi beres?

"Salah satu cirinya tampak ketika perpindahan gigi terasa keras dan susah. Ada dua kemungkinan masalah. Pertama bisa jadi kampas koplingnya sudah tipis. Sementara kedua, dikarenakan kondisi oli transmisi manual sudah jelek," beber Brahma.

Selain itu dikatakan bahwa salah satu pertanda adanya masalah pada area transmisi. "Suara itu biasanya terjadi karena adanya kontak antar gir, tanda kalau kualitas oli transmisi sudah menurun. Begitu pula saat muncul getaran saat mobil sedang idle. Segera cek kondisi oli transmisinya," lanjut Brahma.

Menurutnya, penggantian oli transmisi mobil manual harus tetap dilakukan dengan rutin agar dapat melindungi komponen transmisi. Sebagaimana diketahui, oli transmisi berfungsi menjaga komponen di dalamnya tetap ideal. Lagi pula, biaya ganti oli transmisi manual ini jauh lebih murah ketimbang oli mesin.

Sebagai contoh oli transmisi Pertamina Rored MTF 80W-90. Oli transmisi ini secara spesifik diformulasikan untuk mobil-mobil manual dari produsen Jepang.

Namun yang terpenting, lebih baik sering ganti oli dari pada sudah terlambat dan harus melakukan perbaikan girboks. 


Tags Terkait :
Transmisi Manual Three Pedals
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Catatan Touring Lintas Negara di Daratan Kalimantan

Walau tak jauh beda dengan kondisi di Indonesia, namun perjalanan lintas negara ini membuahkan pengalaman tersendiri.

6 tahun yang lalu


Berita
Berbeda Dengan Jakarta, Di Provinsi Ini Mobil Manual Lebih Favorit!

Mobil manual masih jadi raja karena dianggap lebih kuat dan tidak repot dalam hal perawatan.

6 tahun yang lalu


Berita
Toyota Hilux Rangga Bakal Inden

Suplay Toyota Huilux Rangga di angka 400 hingga 500 unit per bulan

1 tahun yang lalu

Berita
DI GJAW 2025 Ternyata Ada Citroen Di Bawah Rp 200juta

Di GJAW 2025, Citroen Indonesia memamerkan C3 transmisi manual. Ini menjadi opsi menarik bagi konsumen yang mencari mobil Citroen di bawah Rp 200 juta.

1 hari yang lalu


Berita
Dengan Sentuhan Nostalgia, Jeep Indonesia Segera Hadirkan Edisi Terbatas JL Wrangler Whitetop

Edisi khusus Wrangler Whitetop akan hadir di Indonesia sekitar April 2026

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Land Cruiser FJ Nongol Di Bali, Sudah Semakin Dekat Peluncuran?

Sosok Land Cruiser FJ dipajang di suatu internal event Toyota di Bali.

1 hari yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Sport Jadi Salah Satu SUV Pilihan Dalam Kehandalan dan Kenyamanan.

Pajero Sport mewarisi sebagian besar teknologi dari The Real Pajero yang menjadikannya sebagai SUV yang cukup disegani

1 hari yang lalu


Berita
Berjumpa Langsung Hongqi Guoli, Limousine Ultra Luxury Untuk Para Tamu Negara

Hongqi Guoli merupakan mobil China termewah yang digunakan sebagai tunggangan Xi Jinping.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu