Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Boros BBM Karena Tekanan Ban Angin Kurang? Ketahui Penyebabnya

Ada beberapa hal yang membuat tekanan angin pada ban berkurang dan tidak sesuai standar pabrikan. Hal tersebut akan mempengaruhi konsumsi BBM mobil tersebut. Berikut penyebabnya
Tips
Jumat, 7 Oktober 2022 09:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Salah satu masalah yang kerap terjadi pada kendaraan roda empat adalah ban mobil yang sering kempes atau tidak berada di tekanan angin yang diharuskan.

Tanpa disadari oleh pemilik kendaraan, kondisi ban mobil dengan tekanan angin yang kurang bisa menjadi salah satu penyebab borosnya bahan bakar pada kendaraan, selain kondisi ban yang kempes juga memicu risiko terjadinya kerusakan-kerusakan lain pada kendaraan roda empat bahkan potensi kecelakaan

Agar perjalanan berkendara terasa lebih nyaman, penting bagi seluruh pemilik kendaraan untuk selalu memeriksa tekanan angin di dalam ban secara berkala dan mengetahui penyebab terjadinya kempes.

Dalam hal ini, Lifepal.co.id insurance membagikan beberapa penyebab kempesnya ban mobil. Berikut simak penjelasan lebih detail dari Benny Fajarai, Co-Founder dari Lifepal.co.id. 

1. Bocor halus

Penyebab ban mobil kempes yang pertama adalah kerikil atau serpihan kaca yang menusuk ke bagian ban saat kamu melewati jalanan yang buruk. Saat melintasi jalan yang buruk sebaiknya segera mengecek dengan detail apakah serpihan tersebut masih menempel pada ban mobil atau tidak. Segera angkat kerikil, batu kecil, atau serpihan lainnya untuk menghindari terjadinya ban mobil bocor halus.

2. Mobil diparkir saat udara dingin

Salah satu penyebab ban sering kempes padahal tidak bocor adalah mobil diparkir dalam waktu yang lama di luar ruangan khususnya saat udara dingin. Apabila suhu dingin, tekanan udara pada ban akan mengalami penurunan sehingga akan terasa lebih kempes. Suhu rendah ini juga dapat membuat material karet mengkerut sehingga terbentuk ruang kosong di antara ban dan velg sehingga udara dari dalam bisa keluar.

3. Kerusakan pada pentil ban

Salah satu bagian pada komponen ban yang harus dijaga kondisinya dengan baik yaitu adalah pentil ban atau lubang angin. Komponen ini tersedia pada bagian permukaan ban sehingga segelnya harus selalu berada dalam kondisi yang baik.

Apabila didapati celah yang besar, tentu akan menyebabkan angin di dalam keluar sehingga ban dapat kempes dengan sendirinya. Umumnya, gangguan ini seringkali terjadi karena lubang angin mengalami karat sehingga velg dan pentil ban-nya mengalami getas.

4. Velg mobil rusak atau peyang

Penyebab ban mobil kempes lainnya yaitu adalah kemungkinan bagian velgnya yang mengalami kerusakan atau peyang. Kerusakan pada velg seperti ini akan mengakibatkan dudukan ban tidak lagi dapat menempel dengan rapat. Hal ini tentu akan menyebabkan udara pada bagian dalamnya menjadi keluar.

Beberapa hal yang menjadi faktor kerusakan velg yang sehingga dapat kamu hindari ini seperti mobil yang sering melaju dalam kecepatan tinggi dan sering menghantam lubang di jalanan. Selain itu, velg yang rusak juga dapat terjadi karena berkarat terlebih pada velg besi atau non-alloy.

Benny menambahkan apabila saat berkendara mulai terasa hal-hal yang tidak nyaman pada ban mobil, sebaiknya mulai pelankan kecepatan mobil dan menepi di lokasi yang aman untuk mengecek keadaan ban agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Tags Terkait :
Ban BBM Tips
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

1 minggu yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

2 bulan yang lalu


Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

2 bulan yang lalu


Berita
Lebih dari 60% Pengemudi Belum Punya Akses Layanan Darurat Mobil 24 Jam

Layanan darurat mobil, membantu pengendara yang mengalami masalah di jalan, mulai dari ban bocor, aki soak, kehabisan BBM, hingga membutuhkan derek kendaraan.

6 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

1 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kia Bakal Pamer Mobil Listrik Rakitan Lokal di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

Pasar mobil listrik akan kembali mendapatkan opsi baru, bukan dari produsen China, namun datang dari brand Korea Selatan.

2 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

8 jam yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

9 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS ARDIS Cocok Untuk Kegiatan Outdoor, Ini Alasannya

Jaecoo J8 SHS ARDIS offroad outdoor diuji melalui overland di Gunung Ceremai dengan tenaga hybrid 530 hp, suspensi CDC, dan fitur V2L untuk kegiatan camping.

20 jam yang lalu