Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Jangan Gunakan Minyak Rem Sisa

Minyak rem punya sifat higrokopis atau menyerap air
Tips
Selasa, 30 Maret 2021 20:50 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Minyak rem merupakan komponen cair yang vital pada sebuah mobil. Kinerja rem sangat tergantung dengan cairan yang satu ini, oleh karenanya kondisi dan kualitasnya perlu selalu dipantau dan dijaga.

“Kita perlu melakukan penggantian minyak rem pada periode tertentu. Semisal tiap 20 ribu kilometer,” terang Tri Handoko dari CBX Workshop yang bermarkas di bilangan Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi ini. “Salah satu penyebabnya adalah material gycol yang memiliki sifat higroskopis (menyerap air). Hal ini sangat sensitif terlebih di daerah seperti Indonesia yang punya kelambaban tinggi,” terang pria yang pernah berkarir di dunia oil and gas ini.

“Kandungan air yang diserap oleh minyak rem ini dapat menurunkan titik didih minyak rem secara signifikan. Saat minyak mendidih maka sebagian menjadi uap air atau gas, sehingga tidak bisa dimampatkan untuk melakukan pengereman,” sambung modifikator yang banyak menangani mobil 4x4 ini.

Tri mengatakan bahwa sebaiknya saat kita membeli minyak rem sesuaikan dengan kebutuhan dan sebisa mungkin hindari menyimpan minyak rem sisa. “Kontainer botol minyak rem sebenarnya bukan tempat ideal untuk simpan minyak rem. Satu-satunya yang membuat minyak rem tidak terkontaminasi dalam botol tersebut yakni seal (segel) kedap udara yang harus dikoyak saat minyak rem dibuka dan digunakan,” tutupnya.

BACA JUGA

Jadi jangan simpan minyak rem sisa dan kemudian menggunakannya 

d


Tags Terkait :
Minyak Rem Ganti Rutin
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Kapan dan Mengapa Minyak Rem Harus Diganti? Ini Jawabannya

Minyak rem merupakan sarana vital dari sebuah kendaraan. Media ini merupakan ‘darah’ bagi sistem kerja rem yang menggerakkan mekanisme pengereman. 

6 tahun yang lalu


Tips
Jangan Pernah Simpan dan Pakai Minyak Rem Sisa

Setelah segel dibuka, proses penyerapan air pun dimulai.

6 tahun yang lalu


Tips
Minyak Rem Harus Diganti Secara Rutin, Ini Sebabnya

Berapa waktu ideal untuk penggantian minyak rem?

6 tahun yang lalu


Tips
5 Teknik Mengemudi Mobil Otomatik Supaya Hemat BBM

Berikut kami paparkan tips dan trik dari berbagai sumber untuk pengguna mobil bertransmisi otomatik supaya dapat menghasilkan kehematan BBM yang maksimal.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

4 jam yang lalu


Berita
MG Bakal Bawa Line Up Baru Sepanjang 2026, PHEV Jadi Fokus Utama

Tidak hanya membawa line up baru. MG bakal punya beberapa pilihan powertrain untuk pasar Indonesia.

6 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Rayakan 140 Tahun, Ulas Fakta Sejarah dan Kiprah di Indonesia

Perayaan 140 tahun Mercedes-Benz di Indonesia ulas sejarah Benz Patent Motorwagen 1886, mobil pertama RI 1894, pabrik CKD Bogor, dan evolusi S-Class.

9 jam yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 12 jam yang lalu


Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

13 jam yang lalu