Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Bolehkah Mencampur BBM Beda Oktan?

Banyaknya jenis bahan bakar yang beredar di pasaran kadang membuat bingung, "mau pakai yang mana dan merek apa?".
Tips
Sabtu, 2 Januari 2021 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Banyaknya jenis bahan bakar yang beredar di pasaran kadang membuat bingung, "mau pakai yang mana dan merek apa?". Tiap jenis dibedakan dengan nilai oktan atau Research Octane Number (RON).

Premium yang dijual Pertamina misalnya, bernilai oktan 88 atau bensin dengan kualitas paling rendah. Lalu, Pertalite RON 90, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98. Rupanya, masih banyak orang yang mencampur bensin beda oktan. Apakah hal tersebut diperbolehkan?

Sumarmin selaku Head Mechanic Auto 2000 Cilandak, Jakarta Selatan menjelaskan bahwa mencampur bensin oktan rendah dengan oktan tinggi akan mempengaruhi zat dalam oktan itu sendiri.

"Perubahan yang terjadi akibat pencampuran bahan bakar berbeda oktan umumnya dapat dideteksi oleh mobil modern yang sudah canggih mesinnya. Bisa-bisa indikator bahan bakar menyala yang menandakan adanya malfungsi. Atau ada gangguan pada sistem bahan bakarnya,” pungkas Sumarmin.

Masih kata Sumarmin, pencampuran bensin beda kadar oktan bisa saja menyebabkan dapur pacu malah mengalami gejala knocking atau ngelitik.

Sebaiknya hindari kebiasaan mencampur dua oktan berbeda kedalam tangki bahan bakar. Sebab kandungan zat aditif tiap bahan bakar berbeda-beda. Dan pastikan gunakan selalu bahan bakar dengan oktan yang tepat sesuai rasio kompresi mesin.


Tags Terkait :
Tips BBM
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mudik In Style 2026 : Menjelajah Magelang Lebih Mudah Dengan GWM Tank 300

Review mudik GWM Tank 300 Diesel Jakarta-Magelang: 481 km ditempuh 4 jam 33 menit, efisiensi 7,7 km/liter. Tangguh di tol, nasional, hingga pegunungan.

18 jam yang lalu


Berita
Harap Waspada, Akan Ada 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek Di Musim Mudik 2026

Jasamarga memprediksi 3,5 juta kendaraan keluar Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026. Volume lalin tol JMT naik 0,72% dari normal di GT Cengkareng, Cikupa, Ciawi.

1 hari yang lalu

Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

1 hari yang lalu

Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
EV Chery Debut Di Thailand, Namanya Chery Q

Mobil listrik Chery yakni QQ resmi melakukan debut dunianya di Asia Tenggara

8 jam yang lalu


Mobil Listrik
Xiaomi SU7 Terbaru Gacor. Raih 15.000 Pesanan Dalam 34 Menit

Model facelift ini terpesan 15.000 unit dalam 34 menit

15 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Berlebaran Di Ngawi Dengan Ford Everest, Jadi Pusat Perhatian!

Review mudik Ford Everest Sport ke Ngawi: tenaga 170PS, torsi 405Nm, irit 12,6 km/l di tol Trans Jawa, suspensi nyaman meski interior sederhana.

16 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan EV SUV Dengan Jangkauan Paling Jauh, Ini Bocorannya

Toyota C-HR+ EV rencana diluncurkan di Eropa dengan jangkauan 607 km via baterai 77 kWh, fast charging 150 kW, dan desain kabin lapang.

17 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Menjelajah Magelang Lebih Mudah Dengan GWM Tank 300

Review mudik GWM Tank 300 Diesel Jakarta-Magelang: 481 km ditempuh 4 jam 33 menit, efisiensi 7,7 km/liter. Tangguh di tol, nasional, hingga pegunungan.

18 jam yang lalu